Connect With Us

Koalisi dengan Partai Demokrat, PKS Kabupaten Tangerang Siap Jadi Pendamping

| Rabu, 8 Agustus 2012 | 12:38

Logo Pilkada (tangerangnews / dira)


 Reporter : Ganang

TANGERANG
- Ingin ciptakan perubahan di Kabupaten Tangerang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap bergandengan dengan Partai Demokrat untuk bertarung di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Tangerang mendatang. PKS juga siap, jika hanya  djadikan pendamping.

“Kami pikir, kedepan Kabupaten Tangerang memerlukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Kita harus bias keluar dari keadaan saat ini. Untuk itu PKS siap bertarung di Pemilukada nanti untuk mewujudkan perubahan tersebut,” jelas Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah (BPPD) Dewan Pimpinan Daerah PKS Kabupaten Tangerang. Wisnu Yudhamukti.  
Selain itu, kata  Wisnu,  alasannya menyatakan siap bertarung, karena ingin menjadi alternative pilihan bagi masyarakat di Pemilukada nanti.

“Kami berharap bisa menjadi pilihan bagi masyarakat disamping calon-calon yang telah ada saat ini,” ujar Wisnu yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tangerang.

Wisnu juga mengatakan, bahwa untuk bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati, tanpa adanya kulaisi, tentu saja PKS tidak bisa, karena partainya hanya memeliki 4 kursi di DPRD.
 
 
 Untuk itu, ungkap Wisnu, pihaknya telah melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain. Bahkan, saat ini di tingkat DPD dan DPW PKS telah terjalin komunikasi yang cukup intensiv dengan Partai Demokrat dalam membangun koalisi di Pemilukada nanti.
“Walaupun belum sampai tahap menunjuk siapa calon bupati dan wakil bupati dari masing-masing partai, namun saat ini sudah ada kesepahaman antara PKS dan Partai Demokrat untuk membangun koalisi,” ujarnya.

Bahkan, menurut Wisnu, pihaknya juga sudah siap jika kadernya nanti hanya ditempatkan sebagai wakil bupati saja, dan bupati dari Partai Demokrat.

“Kami menyadari, kursi kami lebih sedikit sehingga kami realistis jika kader PKS hanya didudukkan di wakil Bupati saja,” jelasnya.


BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill