Connect With Us

Polisi Ciduk Pencuri Telapak Sepatu Rp1,2 M

| Kamis, 30 Agustus 2012 | 19:20

Tersangka pencuri telapak sepatu. (tangerangnews / ganang)

Reporter : Ganang

TANGERANG -
Polsek Cikupa menangkap salah satu tersangka komplotan pencuri outsole (telapak sepatu) di PT Bou Sun Kelurahan Telaga Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang berinisial NV.
 
Penangkapan NV merupakan pengembangan dari penangkapan empat tersangka lainnya. Akibat kasus pencurian ini manajemen PT Bou Sun mengalami kerugikan hingga Rp1,2 miliar.
 
NV  yang ditangkap di Kampung Talaga Kelurahan Talaga Kecamatan Cikupa oleh anggota Polsek Cikupa, tanpa melakukan perlawanan.
 
Sebelumnya NV Sempat dimintai keterangan oleh aparat kepolisian, terkait keterlibatannya dalam komplotan ini.
 
“Kasus ini masih dalam pengembangan kami, dengan tertangkapnya NV total tersangka yang sudah kami tangkap jadi lima orang. Sementara satu orang lagi masih dalam pengejaran atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial B,” ujar Kapolsek Cikupa,  Komisaris Polisi Arlon Sitinjak,  Kamis (30/8).
 
Kapolsek juga mengatakan, lima tersangka itu diantaranya, B, T, N, D, W dan A. Empat diantaranya merupakan pekerja di PT Bou Sun dan satu lagi merupakan penadah hasil curian. “Masing-masing memiliki peran sendiri mulai dari pegawai gudang, sopir, kenek dan penadah. Mereka bekerjasama untuk membawa ousole dan karet milik pabrik,”jelasnya.
 
Kasus pencurian di PT Bou Sun setelah adanya laporan dari pihak manajemen pada 2011 lalu. Modus para tersangka ini terbilang licin, karena merupakan orang dalam perusahaan itu sendiri.
 
“Sebelumnya kami melakukan investigasi dulu terhadap laporan ini dan menemukan barang bukti. Kemudian diketahui pelaku dari pencurian gudang ternyata karyawan perusahaan itu sendiri. Setelah cukup bukti kemudian kami melakukan penangkapan terhadap para tersangka,” tegasnya.
 
Berdasarkan keterangan dari para tersangka, aksi komplotan pencurian ini sudah berlangsung sejak tahun 2010 hingga pertengahan 2012. Selain itu, barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni 93 pasang sandal siap jual dan mobil box yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. “Puluhan pasang sandal itu merupakan sisa olahan  barang mentah yakni outsole dan karet,” tandasnya.
 
Arlon juga menjelaskan, modus operandi yang dilakukan komplotan ini dengan memanfaatkan kelemahan pengawasan dari perusahaan. Para tersangka menyusupkan barang curian dengan barang yang hendak dikirim. “Pengawasan hanya melihat dari dokumen pengiriman, sedangkan pemeriksaan barang minim. Terlebih salahsatu tersangka merupakan pegawai gudang dan sopir pengiriman jadi lebih leluasa melakukan pencurian,” katanya.
 
Setelah dilakukan audit dari tim independen dan internal perusahaan, akibat pencurian outsole dan karet, perusahaan mengalami kerugian hingga Rp1,2 miliar. “Akibat perbuatannya para tersangka diancam dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” imbuhnya.
 

NASIONAL
Kemnaker Terapkan WFA Sekitar Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Jadwalnya

Kemnaker Terapkan WFA Sekitar Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Jadwalnya

Rabu, 11 Maret 2026 | 08:23

Kementerian Ketenagakerjaan mengeluarkan kebijakan kerja dari lokasi lain atau work from anywhere (WFA) yang berlaku pada periode libur panjang menjelang dan setelah Hari Raya.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

HIBURAN
Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Tsubaki Hadirkan Perawatan Rambut Ala Salon Jepang Lewat Kolaborasi dengan MOIR Salon

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill