Connect With Us

Jelang Ditetapkan Calon, PPNUI Ancam Tarik dukungan Aden- Suryana

| Kamis, 18 Oktober 2012 | 21:28

Ketua KNPI Provinsi Banten, H Aden Abdul Khaliq dan mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang H Sunarya mendeklarasilkan diri di Gedung Islamic Centre Kabupaten Tangerang, Minggu (16/9). ( / )


 
TANGERANG-Ironis, menjelang ditetapkan calon Bupati-Wakil Bupati Tangerang oleh KPU Kabupaten Tangerang. Kubu bakal calon (balon) Aden Abdul Khaliq-Suryana yang sebelumnya mendapat dukungan dari Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) Kabupaten Tangerang diancam akan menarik dukungan.
 
Entah apakah ini upaya menjegal Aden-Suryana atau tidak, namun jika ini sampai terjadi maka Aden-Suryana bakal gagal mencalonkan diri. Apalagi hal ini terjadi diujung penetapan calon. Bahkan KPU Kabupaten Tangerang diklaim telah menerima dukungan dari pengurus partai yang tidak sah.

"Pengurusan yang sah sesuai putusan DPP dan sudah dilaporkan ke Menkumham adalah yang sekarang ini, kami," klaim Ketua DPC PPNUI Kabupaten Tangerang Arif Mulyana, Kamis (18/10) di kantor KPU Tigaraksa.

Arif datang mendampingi pengurus DPP PPNUI yang datang untuk klarifikasi ke KPU dengan ketuanya KH Yusuf Humaidi, wakil ketua H Taufik dan Sekjen Andi William.
 
Menurut Arif, sejauh ini mereka belum memberikan dukungan ke pasangan calon manapun. "Kami tidak ada yang meminang, kami juga tidak minta dipinang," ujarnya lagi.  Arif menyatakan, Aden-Suryana telah mendapatkan dukungan palsu dari pengurus PPNUI.
 
“Kali kami layangkan ke KPU tapi tidak mendapat tanggapan hingga akhirnya  DPP hari ini datang untuk klarifikasi langsung ke KPU," tegas Arip.

Menyikapi masalah ini, Ketua KPU Kabupaten Tangerang Jamaluddin mengatakan, mereka menerima klarifikasi dari partai PNUI. Pihaknya minta ke Ketua Umum untuk memberikan data data yang diperlukan.

Namun diakuinya selagi data itu belum lengkap pihaknya belum bisa memutuskan langkah selanjutnya untuk menentukan posisi pasangan bakal calon Aden - Suryana.

"Masih ada waktu, kita juga belum memutuskan siapa saja bakal calon yang lolos. Kita tunggu sampai besok pukul 00," tegas Jamaluddin.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

BANTEN
Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Tangani Korban Kecelakaan Lebih Cepat, Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Pusat Trauma Terpadu

Kamis, 25 Juni 2026 | 13:44

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Advanced Trauma Center, sebuah pusat penanganan trauma terpadu yang ditujukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan pasien cedera serta kasus kegawatdaruratan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill