Connect With Us

Ancam Culik Istri Calon Bupati, Tukang Ojek Ditangkap

| Senin, 3 Desember 2012 | 18:09

Ilustrasi. (tangerangnews / dira)

 
 
Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG
-Seorang tukang ojek berinisial UA, warga Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang  ditangkap aparat Polresta Tangerang,  karena mengirimkan SMS kepada calon Bupati Tangerang nomor urut 1, Ahmad Subadri, yang berisi ancaman akan menculik istrinya.
 
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, ancaman itu dilakukan UA karena merasa kesal dengan poster dan pamflet pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Subadri- Aufar Sadat yang ditempel di rumahnya tanpa izin.
 
“Tersangka mengaku mendapat tekanan karena anaknya minta dibelikan motor, ditambah adanya penempelan stiker pasangan calon Bupati nomor urut 1 di rumahnya tanpa ada izin. Lalu dia SMS nomor mentari Subadri yang tertera pada stiker tersebut,” katanya, Senin (3/12/2012).
 
Awalnya, tersangka UA mengirim SMS ke Subadri yang juga anggota DPD RI itu menanyakan penempelan poster tersebut, tanpa izin.
 
Kemudian SMS itu berlanjut saling menghina, hingga berujung kepada ancaman penculikan.
“SMS tersebut dikirim mulai tanggal 24 November 2012. SMS tersebut dikirim berulang-ulang, sehingga total ada ada 12 SMS yang dikirim,” terang Shinto.
 
Ternyata SMS ancaman tersebut membuat Subadri takut, hingga ia melapokannya ke Mapolresta Tangerang pada 28 November 2012.
 
Kemudian petugas meangkap tersangka saat berada di rumahnya di kawasan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
 
Ditanya apakah tersangka suruhan dari salah satu pasangan calon Bupati Tangerang lain, Shinto menolak dilarikan ke persoalan politik. “Tidak ada kaitan dengan pasangan calon lain. Hal ini sangat dipengaruhi kondisi psikis tersangka,” ujarnya.
 
Karena perbuatannya, tersangka diancam Pasal 29 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi lektronik (ITE) dilapis Pasal 336 KUHP tentang perbuatan tidak menenangkan dengan hukuman 12 tahun penjara.
 
 
KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill