Connect With Us

2012, Kriminal di Tangerang Diklaim Turun

| Jumat, 28 Desember 2012 | 15:48

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo saat memberikan keterangan pers. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Tindak kriminalitas di Kabupaten Tangerang dan sebagian di Kota Tangsel diklaim turun pada 2012 ini dibandingkan dengan 2011.  Berdasarkan data Polresta Tangerang  2011 lalu  terjadi  tindak kriminal  sebanyak 3. 800, sedangkan pada 2012 terjadi 3.048,  itu diluar peristiwa kebakaran dan narkotika.
 
Sebelumnya, 2011 Polda Metro Jaya merilis wilayah hukum di Kabupaten Tangerang menempati posisi teratas wilayah yang rawan tindak kriminalitas.  
 
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo mengatakan, penurunan itu terjadi lantaran ketika pihaknya setelah mendapat rangking teratas di Polda, terus melakukan patroli.
 
“Kita telah menggalakan patroli pada jam-jam tertentu. Meskipun begitu kami mencatat saat ini paling tinggi tingkat kriminalitas di wilayah kami adalah Kecamatan Serpong dan Pondok Aren,” ujar Kapolres, Jumat (28/12).
 
Adapun diantaranya tindak kriminalitas pada 2012 yang menurun adalah tindak kriminalitas pencurian disertai dengan pemberatan 1.878. Sedangkan pada 2011, sebanyak 3.067. Namun, kasus pembunuhan naik dari 2011 lalu tujuh peristiwa, sedangkan 2012 ada sembilan.
 
Kasus pencurian kendaraan motor pun  naik dari 2011 lalu 338, pada tahun ini menjadi 651. “Kasus pencurian motor tertinggi di Serpong dan Tangsel. Tetapi tahun ini kami berhasil mengungkap 895 kasus tersebut. Jadi kami juga menuntaskan kasus 2011 lalu,” katanya.
 
Polres Tangsel
 
Kapolres juga mengatakan, atas tingginya kasus kriminalitas di wilayah Kota Tangsel Jumat (28/12) ini sudah ada pertemuan antara Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dengan pimpinan Polri. “Adapun bahasannya soal rencana pembangunan Polres Tangsel. Untuk waktu dekatnya, pimpinan Polri akan menambah personil dan memperkuat personil. Jadi sedang dikaji lebih dalam,” ujarnya.
 
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya telah melakukan tiga prinsip represif, preventif dan  persuasif. “Kami boleh mengatakan, kita telah melaksanakan itu. Misalnya ketika ada kendaraan yang diparkir sembarang, kita meminta pengendara memindahkan,” ujarnya.
 
Selain itu juga menurut Shinto pihaknya telah memantau setiap Polsek soal system patrolinya. Jika ada yang tidak jalan patrolinya. “Jadi kami juga memantau polsek-polsek,” ujarnya. (DRA)
 
HIBURAN
Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok

Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59

Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.

BANTEN
Banten Duduki Peringkat Pertama Udara Terburuk di Indonesia Malam Ini

Banten Duduki Peringkat Pertama Udara Terburuk di Indonesia Malam Ini

Sabtu, 3 Januari 2026 | 20:20

Kualitas udara di Provinsi Banten tercatat menjadi yang terburuk di seluruh Indonesia pada Sabtu malam, 3 Januari 2026.

BANDARA
Amankan Arus Nataru, BNN Kota Tangerang Tes Urine Puluhan Pilot dan Pramugari di Bandara Soetta

Amankan Arus Nataru, BNN Kota Tangerang Tes Urine Puluhan Pilot dan Pramugari di Bandara Soetta

Rabu, 24 Desember 2025 | 22:30

Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang melakukan langkah preventif ketat di sektor transportasi udara.

TEKNO
Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Jumat, 26 Desember 2025 | 17:59

vivo Indonesia resmi menghadirkan vivo V60 Series, sebuah generasi baru smartphone yang dirancang khusus sebagai "holiday kit" terbaik, untuk mengabadikan momen liburan dengan lebih jernih, kreatif, dan bermakna.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill