Connect With Us

Pemkab Tangerang Belum Serius Urus Pariwisata

| Jumat, 1 Maret 2013 | 17:00

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dispodbudpar) Kabupaten Tangerang H Soma ( / )

TANGERANG-Industri pariwisata di Kabupaten Tangerang belum berkembang. Hal ini dinilai karena ketidakseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengelola pariwisata.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dispodbudpar) Kabupaten Tangerang H Soma, Jumat (1/3).Menurutnya, kebijakan pariwisata Pemkab Tangerang belum terlalu serius, hal ini terlihat dari anggaran yang diberikan kepada Dispodbudpar untuk pengembangan pariwisata yang dinilai kurang mencukupi.

"Kita cuma dapat Rp 1 miliar setiap tahun. Anggaran ini termasuk kecil, dibanding daerah lain. Di Kabupaten Tangerang pariwisata bukan urusan wajib, tapi urusan pilihan," katanya.

Tak hanya itu, akses jalan juga menjadi kendala dalam pengembangan pariwisata. Saat ini, banyak jalan-jalan menuju tempat wisata di Kabupaten Tangerang yang masih buruk. "Memang akses menjadi kendala untuk memasarkan tempat wisata. Untuk hal ini, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kalau jalannya rusak, harus kerja sama dengan SKPD lain seperti Dinas Pekerjaan Umum," papar Soma.

Soma menambahkan, Dispodbudpar memiliki beban yang berat, karena ada empat urusan yang tergabung dalam dinas tersebut. Hal ini membuat kinerja menjadi tidak maksimal. "Mengurus pemuda dari berbagai organisasi saja saja sudah repot. Solusinya, urusan pariwisata harus dipisah, punya dinas atau badan sendiri. Tangerang selatan saat ini sudah mulai memisah Dinas Pariwisata. Kita sudah usulkan juga," ujarnya.

Saat ini, pihaknya hanya mengembangakan pariwisata yang sudah ada seperti mall atau taman bermain milik swasta, karena Kabupaten Tangerang tidak memiliki tempat wisata alam. "Salah satunya wisata belanja yang kita kembangkan di Supermall Karawaci dan Summarecon Mall Serpong. Jadi untuk belanja, warga tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta," ucap Soma.(RAZ)
BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill