Connect With Us

Beri Informasi Keliru, Fahmi Minta Maaf

| Rabu, 13 Maret 2013 | 17:02

Fahmi yang nekat akan menjual ginjalnya demi pengobatan ayahnya. (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Fahmi Rahardiansah,20, warga Jalan Raya Serang Km 24, Gang Balaraja, RT 2/1, Kampung Caru, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang  yang nekat akan menjual ginjalnya secara online demi biaya pengobatan ayahnya meminta maaf. Dirinya mengakui telah salah dengan memberikan informasi yang keliru dan mengaku telah menghapus postingannya di Kaskus.

“Dalam postingan saya itu, memang memang bukan ayah saya. Tetapi kakek saya yang terkena stroke dan tak bisa jalan, namanya Jasmin,” ujar Fahmi.

Namun, Fahmi mengakui bahwa dirinya memang berniat akan menjual ginjalnya untuk pengobatan ayah dan kakeknya. “Saya juga akan mengembalikan uang yang sudah masuk ke rekening saya,” ujarnya.
Sementara itu ayah Fahmi, Ahmad Sidik mengatakan, dirinya sangat menyesali tindakan yang dilakukan anaknya. Namun, dia  mengaku telah melarang keras anaknya akan menjual ginjalnya untuk pengobatan dirinya. “Sudah kami cegah,” ujarnya. (DRA)
OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill