Connect With Us

Empat Ditetapkan Tersangka, Polres Gelar Rekonstruksi Kasus Industri Ilegal

| Sabtu, 4 Mei 2013 | 14:00

Buruh yang menjadi korban penyiksaan. (tangerangnews / mus)

 

TANGERANG
-Petugas Polresta Tangerang menggelar  rekonstruksi kasus penyiksaan  terhadap buruh di sebuah industri kecil yang terletak  di RT 3/4, Kampung Bayur Ropak, Desa Lebak Wangin, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (4/5) .

Diketahui, dari kekerasan itu, 25 buruhnya terserang penyakit yang mencurigakan, karena selama bekerja tak mendapat kelayakan hidup. Sebelumnya, pada Jumat (3/5) sore petugas telah menggerebek industri tersebut.


Kegiatan rekonstruksi itu digelar petugas Polresta Tangerang pada  Sabtu (04/05) sekitar pukul 09.00-12.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, dari hasil rekonstruksi itu, diperoleh esensi, bahwa ada empat tersangka dalam kasus tersebut.

Keempatnya adalah,  Tedi Sukarno ,35,dengan dugaan  telah melakukan kekerasan fisik terhadap 16 buruh dengan cara memukul menggunakan  tangan kosong menampar, menendang, menyundutkan rokok, dan siram air panas

 Yuki Irawan ,41, pemilik industri tersebut telah melakukan kekerasan fisik terhadap 13 buruh dengan cara menampar, memukul dengan tangan dan mendorong kepala buruh.

Tersangka ketiga, Sudirman alias Dirman ,34,  telah melakukan kekerasan fisik terhadap empat  buruh dengan cara menampar, memukul kepala dari belakang.

Sedangkan Nurdin alias Umar ,25,  telah melakukan kekerasan fisik terhadap lima buruh, dengan cara memukul dengan tangan kosong, menampar, serta memukul bagian kepala.

"Pemukulan terjadi sejak buruh awal bekerja di tempat usaha tersebut.
Ada 83 adegan rekonstruksi yang diperagakan. Diantara keempatnya adalah pemilik, ketua mandor dan mandor," ujarnya.


Shinto  juga mengatakan, kegiatan rekonstruksi ini juga didampingi penasehat hukum yang ditunjuk oleh penyidik dari kantor Penasehat Hukum Julian Pasha.

Selain itu juga Shinto menerangkan, disela rekontruksi para buruh korban industri tersebut bertemu dengan Kontras.

"Buruh juga sudah diberangkatkan kembali ke kampung halamannya, Cianjur dan Lampung," ujarnya. (DRA)
 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill