Connect With Us

Hasil Verifikasi DCS KPU Tangerang, Satu Bacaleg Gugur

| Jumat, 14 Juni 2013 | 17:53

Syafril Elain (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG
-Hasil verifikasi administrasi faktual KPU Kota Tangerang terhadap 547 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari 12 Parpol yang tercantum dalam daftar caleg sementara (DCS), satu bacaleg dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dinyatakan tidak lolos.

Bacaleg dari Dapil 3 Kota Tangerang atas nama Andi Wijaya itu tidak memenuhi syarat karena tidak melampirkan ijazah pendidikan-nya.

"Ya dari hasil pleno, satu tidak memenuhi syarat. Andi Wijaya tidak melampirkan ijazahnya, tapi saya lupa ijazah SMA atau S1," kata Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain, Jumat (14/6).

Bacaleg yang telah memenuhi syarat masuk DCS telah diumumkan di media massa lokal. Untuk Selanjutnya, kata Syafril, sejak tanggal 14-27 Juni 2013 masyarakat boleh memberikan tanggapan terkait bacaleg yang tersangkut kasus pelanggaran hukum yang telah melalui kekuatan hukum tetap.

"Kalau ada bacaleg yang pernah diputus putus pengadilan melakukan tindakan pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun, silahkan masyarakat lapor ke KPU atau Panwaslu Kota Tangerang," ujarnya.

Menurut Syafril, hari ini belum ada laporan terkait bacaleg yang tersangkut kasus hukum. Bilamana ada laporan, pihaknya akan menindak lanjutinya dengan melakukan klarifikasi dari tanggal 26 Juni - 4 Juli 2013. "Jika terbukti, kita akan mencoret bacaleg tersebut dari DCS," tukasnya.(RAZ)
 
HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill