Connect With Us

Pemkot Tangerang Antisipasi Penimbunan Barang

| Senin, 1 Juli 2013 | 17:26

Pasar tradisional (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG- Guna menyambut bulan suci Ramadhan, Pemkot Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Indagkop) mengambil langkah antisipasi seperti dengan melakukan pembinaan terhadap para pedagang.
 
 Diantaranya melarang penimbunan barang dan menaikkan harga semaunya. Menurut pantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Tangerang,  harga-harga    sembako di Tangerang sendiri mengalami kenaikan bervariasi.
 
Di Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang, misalnya, untuk telur ayam ras juga sudah naik dari harga sekitar Rp16 ribu menjadi Rp20 ribu.
 
Untuk bawah merah, dipasar ini pedagang menjual Rp.32 ribu per Kg dari sebelumnya Rp30 ribu, dan cabai merah keriting dari Rp34 ribu menjadi Rp37 ribu.
 
 
Tarif Angkot Naik Rp28,7 Persen
 
Kemudian, seiring kenaikan harga BBM,  Dinas Perhubungan Kota Tangerang dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang telah bersepakat menaikkan tarif angkutan umum sebesar 28,7 persen. Adapun tarif baru itu mulai berlaku Selasa, 25 Juni 2013.
 
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Agus Suryana, mengatakan penetapan tarif baru itu merupakan keputusan bersama yang disaksikan kepolisian.

"Dalam rapat sehari sebelumnya, telah diputuskan bersama yaitu tarif dinaikkan 28,7 persen," papar Agus.
 
Tarif baru itu masih di bawah usulan Organda sebanyak 30 sampai 35 persen, menyusul kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
 
Terkait itu semua, Wali Kota Tangerang Wahidin Halim  menyampaikan Pemkot Tangerang akan terus berupaya melakukan langkah yang terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang.
 
"Apapun yang menyangkut hajat hidup orang banyak akan saya terus perjuangkan. Kalaupun ada kenaikan kami akan upayakan agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi," janjinya. (HMS/DRA)
 
WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill