Connect With Us

Keluarga Bantah Sachrudin Terserang Stroke

| Jumat, 19 Juli 2013 | 10:10

Sachrudin seusai menjalani pemeriksaan tes kesehatan. (TangerangNews / Rangga)

 


TANGERANG-Keluarga bakal calon (balon) wakil wali kota Tangerang Sachrudin yang  turut serta mendampingi pemeriksaan kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang pada  Jumat (19/7) membantah Sachrudin terserang stroke.  
 
"Baik-baik saja tidak stroke, bapak cuma kelelahan saja. Dia capek banget, karena orangnya jarang istirahat dan dibilangin bandel. Saat jadi Camat saja kerjanya luar biasa apalagi saat nyalon (mencalonkan diri)," tepis  Ika Lestari, anak pertama Sachrudin.

Ika menambahkan, Sachrudin sempat terkena magh dan tensi darahnya tinggi hingga sempat dirawat di dua rumah sakit.
 
Namun, saat ini kondisinya membaik. "Ya kata dokter itu efek kelelahan akut. Sekarang sudah baik, cuma masih harus recovery," ujarnya.

Ditanya apakah sakitnya Sachrudin akibat surat pengunduran diri yang belum disetujui Wali Kota Tangerang Wahidin Halim? Ika membenarkan hal tersebut.
 
"Ya, soal izin yang tak keluar pasti dipikirin bapak. Tapi kepentingannya apa (tak disetujui Wahidin Halim ) saya tidak tahu. Saya fikir WH (Wahidin Halim) cukup bijak kali ya," ujarnya.

Meski demikian, Ika mengaku, akhirnya keluarga besarnya  kini semakin mendukung Sahrudin maju sebagai bakal calon wakil wali kota mendampingi Arief R Wismansyah.

" Kita sudah berjalan sampai sejauh ini, pasti kita lanjutkan. Tapi tetap kita dampingi agar tidak terlalu kelelahan," paparnya.(RAZ)
 
NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill