Connect With Us

Marching Band Meriahkan Festival Al-Azhom

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 November 2013 | 15:50

Marching Band di Festival Al-Azhom (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


 
TANGERANG-Lomba marching band turut memeriahkan Festival Al Azhom ke -2, pada Selasa (5/11). Para peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD) ini memperebutkan hadiah dengan total Rp18 juta.
 
Pelaksana Teknis Kegiatan (PTK) Bidang Pemuda Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Ahmad Karya Wiguna mengatakan, peserta yang ikut perlombaan sebanyak 16 tim yang berasal dari SD se-Tangerang Raya.
 
"Setiap tim berisi 50-70 orang. Juri lomba sendiri dari Tiya Dhita Marching Band Kota Tangerang, yang sudah senior dan berprestasi," katanya.
 
Sementara hadiah lomba untuk juara 1 tim junior dan senior Rp 4 juta, juara 2 Rp 3 juta dan juara 3 Rp 2 juta. Lalu untuk kategori perorangan juara terbaik drum mayoret junior dan senior, juara 1 mendapat Rp750 ribu, juara 2 Rp500 ribu, juara 3 Rp350 ribu.
 
"Total hadiah Rp 18 juta. Ini untuk memberi apresiasi kepada para anak-anak SD yang gemar dan menekuni marching band," kata Karya.
 
Menurutnya, lomba marching band merupakan salah satu kegiatan untuk meramaikan festival Al-Azhom yang dilaksanakan tiap tahu. Dia berharap kegiatan ini dapat menarik minat pengunjung, sehingga makna dan tujuan dari festival ini bisa sampai masyarakat,
 
"Event ini digiatkan untuk menggugah kaum muda dan kaum muslim guna mengeratkan tali silaturahmi dan menggali ilmu. Selain itu juga sebagai perayaan tahun baru islam 1435 hijriyah," ujarnya.
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill