Connect With Us

Kisah Kapolres Tangerang yang turun bersama Buruh

Ades | Selasa, 12 November 2013 | 15:50

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Memang sudah menjadi tanggung jawabnya dalam mengamankan wilayah . Tetapi, tidak semua perwira polisi setingkat Kapolres di Tangerang mau turun dan terlihat pada saat pengamanan wilayahnya langsung. Seperti halnya yang kerap terjadi ketika ada demonstrasi buruh.  

 Kisah yang masih hangat terjadi pada 1 Mei 2013 lalu. Ketika itu  terjadi aksi demonstrasi buruh dalam memperingati hari buruh Internasional  di dekat pintu belakang Bandara Soekarno-Hatta (pintu M1).

Ketika itu buruh ingin merangsek masuk untuk menduduki bandara yang menjadi pintu gerbang utama di Indonesia tersebut. Adalah Kombes Pol Wahyu Widida yang berada digarda terdepan menghadapi buruh. Ya, sang Kapolres rela membakar kulitnya diterik matahari dan tanpa tameng. Keringat yang mengalir deras di wajah dan tubuhnya tak diperdulikannya. 

Caranya dirinya berkomunikasi dengan para buruh terbilang bagus. Tak ayal, sang pimpinan ribuan buruh saat itu yang dikomandoi Koswara berhasil dia taklukan untuk tidak sampai terjadi aksi anarkistis.  Pertemuan pun dilakukan secara terbuka di depan ribuan buruh.  Rupanya cara tersebut ampuh dan membuat ribuan kembali.

Di-era kepimpinan Kombes Pol Riad, cara itu pun kembali diterapkan. Sang Kapolres pengganti Wahyu Widada itu bahkan hamper selalu hadir ditengah aksi buruh. 

Terakhir pada Senin 11  November 2013, dirinya masih berdiri tegak ketika hujan turun bersamaan dengan aksi buruh di Disnakertrans Kota Tangerang, tepatnya di  Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol. Seragam kebesaran yang dia kenakan basah karena terkena air hujan pun tidak dia hiraukan. Yang ada dibenaknya, bagaimana para buruh tersebut tidak membuat macet para pengguna jalan di depan pusat perbelanjaan Tangerang City.  


" Selain itu saya juga ingin memantau langsung rapat kebutuhan hidup layak (KHL). Seluruh masyarakat berharap tentunya, agar Kota Tangerang kondusif. Dan, saya akan menciptakan kondisi  tersebut,” ujarnya. 
BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill