Connect With Us

Rampok Karyawan Apotek di Ciledug Bunuh Korbannya

Ades | Kamis, 12 Desember 2013 | 10:57

Rumah Rahayu korban perampokan (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Rahayu Ekawati,23, seorang karyawan Apotek Generik dirampok di kawasan Perumahan Taman Asri, Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu (12/12) malam sekitar pukul 22.20 WIB.

Warga Ciledug Jalan Inpres V RT 02/03 Kecamatan Larangan, Kota Tangerang itu tewas setelah menolak memberikan uang Rp20 ribu, sehingga pelaku menodongkan airshoft gun  dan menusuk pisau kepada Rahayu.  

Kanit Reskrim Polsek Ciledug,  IPTU Situmorang membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban meninggal dengan cara ditusuk di punggung sebelah kiri dengan satu kali tusukan.

Pelaku, kata dia,  berinisial AS ,30 , warga Kampung Pondok Serut, RT 01/03, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). “Pelaku sudah berhasil kita tangkap dan kita amankan,” terangnya.

Kanit menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan lebih dalam terkait kasus tersebut.

“Untuk sementara, dari penjelasan para saksi yang kami terima, pelaku meminta uang kepada korban. Namun karena korban tidak memberikan, pelaku langsung menodongkan senjata jenis airshoft gun dan juga menikam korban dengan sebilah pisau jenis sangkur otomatis,” katanya.

Saat ini korban masih berada di RSUD Tangerang untuk di Autopsi guna penyelidikan lebih lanjut.
 
Sementara itu, Sutomo paman korban warga cilandak merasa sedih dengan kejadian yang di alami Rahayu. Dia tidak menyangka keponakan yang kesehariannya ramah , santun dan baik hati itu  meninggal dengan cara tragis.

"Saya kira semalam ketika ditelepon bahwa Ayu meninggal  karena sakit dalam perjalanan ke rumah sakit. Tak tahunya Ayu meninggal di tembak orang, " katanya.

Dirinya tidak menyangka Ayu umurnya pendek. Padahal menurutnya, dia anak yang baik dan bertanggungjawab terhadap adik dan orangtuanya. “Orangtua almarhumah masih berat atas kejadian tersebut. Mereka berdua masih tidak bisa menerima kenyataan kalau  Ayu sudah meninggal,”katanya.

Keluarga berharap pembunuh Rahayu di hukum seberat beratnya. “Kalau bisa nyawa di bayar nyawa," tambah Sutomo ketika di temui di kediaman almarhumah.


 
TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Senin, 14 September 2026 | 00:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill