Connect With Us

Telantarkan Pasien Jamkesmas, DPRD Minta Klarifikasi RS Sitanala

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 Desember 2013 | 16:52

RS Kusta Sitanala (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGERANG-Tewasnya pasien jamkesmas bernama, Agung Satrio ,17, warga Kampung Kelapa, RT 07/ 03, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang yang diduga ditolak berobat Rumah Sakit (RS) Sitanala mendapat perhatian dari DPRD Kota Tangerang.

RS Sitanala yang berlokasi di Jalan Dokter Sitanala, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang akan diminta klarifikasinya dalam waktu dekat.

"Kalau itu benar, kami sangat menyayangkan. Pemerintah dan DPRD Kota Tangerang sudah komitmen untuk memperhatikan kesehatan masyarakat melalui program kesehatan gratis. Nanti saya akan sidak kesana untuk mengecek kenapa menolak?" kata Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine, Jumat (13/12).

Menurutnya, jika RS Sitanala terbukti melanggar prosedur telah menolak pasien Jamkesda, RS tersebut bisa dikenakan sanksi pemutusan kerjasama program kesehatan gratis dengan Pemkot Tangerang, bahkan pencabutan izin operasional.

"Tentu ada sanksinya, nanti kita liat  persoalanya seperti apa, karena kita belum tahu jelas. Kalau menelantarkan masyarakat, harus dicabut dilihat izinnya, buat apa ada rumah sakit kalau tidak melayani," ujarnya.

Sementara Plh Wali Kota Tangerang Rakhmansyah mengaku pihaknya belum mengetahui dengan jelas persoalan tersebut.
Saat ini, pihaknya tengah memintai keterangan dari pihak RS Sitanala. "Sedang kita konfirmasi, kita belum dapat jawaban," katanya.
BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill