Connect With Us

Buruh Tangerang Tolak BPJS

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 Desember 2013 | 17:06

Buruh Tangerang demo Jamsostek (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)



TANGERANG-Puluhan buruh yang tergabung dalam Front Nasional berdemo di depan Kantor Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Tangerang I, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (27/12).

Mereka menolak Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang akan diberlakukan pada 2014.

Menurut koordinator aksi Agus Karyanto, dengan diberlakukannya BPJS, maka PT Jamsostek akan dibekukan per tanggal 1 Januari. Hal itu dinilai dapat merugikan buruh karena dalam BPJS, buruh diharuskan menyetor uang sebesar Rp22 ribu per bulan, sedangkan Jamsostek gratis.

"Dengan dibubarkannya Jamsostek, maka hubungan hukum kedua belah pihak antara tenaga kerja/pengusaha dengan PT Jamsostek menjadi dihapus. Maka jika pekerja dan pengusaha masuk kedalam program SJSN melalui BPJS, jadi harus registrasi ulang dan mendaftar iuran sebagai perikatan hubungan hukum," tukasnya.

Apalagi, kata Agus, dana Jaminan Hari Tua (JHT) para buruh di Jamsostek belum dicairkan. Menurutnya, sebelum memindahkan kepesertaan program Jamsostek ke BPJS, PT Jamsostek harus meminta izin kepada para peserta khususnya anggota Front Nasional.

"Jamsostek juga harus mencairkan dana JHT sebelum dibubarkan dan dialihkan menjadi BPJS. Sebelum itu terpenuhi, pemberlakukan BPJS harus dibatalkan," katanya.
HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill