Connect With Us

Siswa SMPN 14 Tangerang Tewas Tersetrum

Ades | Kamis, 2 Januari 2014 | 16:38

Siswa SMPN 14 Tangerang tewas tersetrum (Ades / TangerangNews)


TANGERANG-Siswa SMPN 14  Kota Tangerang kelas tiga, M Ryan Dermawijaya,15, tewas tersetrum setelah mencoba menghidupkan mesin pompa air, Kamis (2/1).

 Warga Kampung Kelapa RT 01 RW 04, Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang itu tidak menyadari jika stop kontak yang dia colokan ke rumah listrik sudah dalam keadaan basah karena hujan.  

Tetangga korban bernama Imit menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar sekitar pukul 9.30 WIB. Saat itu Ryan sebenarnya sudah diperingatkan.

"Padahal anak tersebut sudah diperingatkan untuk tidak menghidupkan pompa air karena habis kehujanan rumah listriknya,” ujar Imit.
Melihat Ryan seperti itu, Imit bersama tetangga kontrakan korban membawa Ryan ke rumah sakit Awal Bross di Kebon Nanas, Kota Tangerang.  Namun naas bagi Ryan,  nyawanya tidak terselamatkan .


Sementara Hasyim ayah Ryan mengaku tak menyangka anaknya akan tewas seketika atas peristiwa itu. Sebab, ketika peristiwa itu terjadi, beliau sedang tidak berada di rumah kontrakannya itu.  “Saya sedang bertugas,” ujar Hasyim yang berprofesi sebagai petugas keamanan di Perumahan Elite Modern Land.

Ryan adalah anak kedua dari empat saudara. Dia dikenal anak yang penurut. " Saya tak menyangka pertemuan saya dengan Ryan tadi pagi adalah pertemuan terakhir," katanya.
 
WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

KAB. TANGERANG
Empat Hari Beroperasi, Lebih dari 5.000 Penumpang Gunakan Stasiun Jatake

Empat Hari Beroperasi, Lebih dari 5.000 Penumpang Gunakan Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 | 09:07

KAI Commuter mencatat Stasiun Jatake telah melayani ribuan penumpang sejak mulai beroperasi pada Rabu, 28 Januari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill