Connect With Us

Program 1.000 Bank Sampah Mandek, Arief Cari Terobosan Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Januari 2014 | 17:57

Rano Karno, Arief R Wismansyah dan Sachrudin (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Sampah selalu menjadi permasalahan di kota besar dan kota metropolitan lainnya, termasuk Kota Tangerang. Hal ini pun menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang untuk mengatasi masalah tersebut.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, di Kota Tangerang sendiri penanganan masalah sampah telah dilakukan secara komprehenship dan berkesinambungan.
Hal tersebut telah dioptimalkan dengan berbagai program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui sinergitas antara Pemkot dan elemen masyarakat.

“Di Kota Tangerang, sampah tidak menjadi masalah karena selain penyediaan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing, Pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selalu concern dalam mengatasi masalah sampah,” ujar Arief.

 Dikatakannya, setiap harinya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat kota Tangerang sebanyak 1.500 ton sampah. Dengan kemampuan 165 armada truk, sampah di kota Tangerang dapat diangkut ke TPA Rawa Kucing hingga mencapai 1.000 ton sampah. Pengangkutan sampah dilakukan sebanyak dua kali oleh masing-masing armada.

"Dan untuk mengantisipasi tumpukan sampah yang berada di berbagai jalan protokol, DKP telah menyiapkan armada dan mengantisipasi dengan melakukan sweeping sampah-sampah," katanya.

Pemkot Tangerang  juga terus mengoptimalkan pengangkutan sampah, diantaranya dengan sistem pengelolaan sampah yang selama ini sudah dilakukan dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat melalui program penerapan bank sampah.

 Walaupun diakui Arief, program bank sampah tersebut belum secara menyeluruh, dimana target 1000 bank sampah saat ini yang sudah berjalan baru mencapai sekitar 175 titik dari rencana 300 titik di tahun 2013.

"Sehingga beberapa timbulan sampah masih terjadi di beberapa jalan. Namun kita terus memberi proses penyadaran masyarakat agar terus mengoptimalkan program bank sampah yang sudah menjadi program Pemkot," katanya.

 Arief menambahkan bahwa, kedepannya Pemkot akan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi terkait pengelolaan sampah dengan mengurangi volume sampah secara efektif, efesien dan ramah lingkungan, sehingga dengan sistem tersebut sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang secara optimal.
SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill