Connect With Us

Soal Banjir, Wali Kota Tangerang ngaku Jokowi Belum Koordinasi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 Januari 2014 | 14:25

Aksi Arief Tangani Banjir (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan,  bahwa hingga saat ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi belum berkoordinasi terkait pemecahan banjir Jakarta-Tangerang.
 
“Sampai sekarang Jokowi belum pernah koordinasi. Kami harap Pemkot Tangerang dan DKI Jakarta bisa sama-sama duduk bareng bahas pemecehan banjir,  karena kedua wilayah sangat keterkaitan aliran kali dan sungai,” katanya, Kamis (16/1).
 
Menurut Arief, pembahasan tersebut dilakukan terkait wacana Gubernur Jokowi untuk membuat sodetan baru di Kali Ciliwung ke Kali Cisadane Tangerang. Hal itu sebagai upaya mengatasi banjir yang terjadi di Jakarta.
 
“Tapi jangan sampai nantinya Kali Cisadane menjadi pembuangan air untuk mengurangi banjir di Jakarta. Sedangkan di Tangerang terkena imbasnya. Untuk itu, kita ingin ada pembahasan bersama dan kajian secara mendalam," katanya.
 
Bila sodetan tersebut nantinya mampu mengurangi titik banjir, Arief berharap agar Kota Tangerang yang mengatur pintu airnya. Sehingga, tidak seluruhnya air dari Kali Ciliwung dilimpahkan ke Cisadane.
 
"Jadi kalau air Cisadane sedang penuh, akan kita tutup pintu airnya. Dikhawatirkan kalau air dialihkan saat Cisadane sedang penuh, Jakarta tidak banjir, tapi Tangerang malah tenggelam," katanya.
 
Dijelaskannya, cara lain yang kini sedang dilakukan Pemkot Tangerang untuk mengurangi titik banjir yakni dengan normalisasi Kali Angke. Kali yang melintas di tiga wilayah yakni Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan DKI Jakarta, dapat mengatasi titik banjir bila selesai dikerjakan.
 
“Kita sedang melakukan pembebasan lahan warga dan selesai tahun ini. Kalau penurapan Kali Angke selesai, maka banjir dapat ditekan," katanya.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Motor Pelajar SMK Dibawa Kabur Wanita Baru Dikenal Lewat Aplikasi Kencan, Ditangkap di Ciputat Tangsel

Motor Pelajar SMK Dibawa Kabur Wanita Baru Dikenal Lewat Aplikasi Kencan, Ditangkap di Ciputat Tangsel

Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:28

Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial SY, 18, di Kembangan, Jakarta Barat, harus kehilangan sepeda motornya setelah teperdaya oleh seorang wanita yang baru dikenalnya melalui aplikasi kencan daring.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

KAB. TANGERANG
Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56

Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill