Connect With Us

Wali Kota Dukung Keputusan Direksi PDAM Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Februari 2014 | 18:58

140 Mantan Calon Pegawai PDAM Demo Kantor Wali Kota (Rangga / TangerangNews)


TANGERANG-Menanggapi aksi calon pegawai PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang yang dipecat.  
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku, keputusan direksi PDAM untuk memberhentikan calon pegawai yang tidak lolos seleksi merupakan tindakan yang tepat. Dengan demikian, para mantan calon pegawai tersebut tidak akan dipekerjakan kembali.
 
“Apa yang dilakukan direksi sudah benar sesuai aturan dalam rangka menindak lanjuti hasil temuan BPK terhadap laporan keuangan PDAM yang dinyatakan dicslaimer,” katanya, Senin (10/2).
 
Menurut Arief, dalam laporan BPK, keuangan PDAM selama beberapa tahun terkahir anjlok. Pada tahun 2010, laba PDAM sebesar Rp9,7 miliar. Tahun 2011 turun menjadi Rp4,6 miliar dan pada 2012 jadi Rp700 juta. Dari laporan tersebut juga, dinyatakan bahwa hal yang harus dibenahi salah satunya kepegawaian.
 
“Dengan kondisi keuangan yang anjlok, tidak mungkin lagi untuk membiayai seluruh calon pegawai PDAM. Kalau tidak segera dibenahi, yang akan dirugikan tentu masyarakat,” ujarnya.
 
Terkait ratusan mantan calon pegawai yang minta dipekerjakan kembali, Arief menilai seharusnya tidak ada lagi tuntutan. Pasalnya, dalam surat pernyataan calon pegawai, disebutkan bahwa mereka tidak akan menuntut ganti rugi apabila berdasarkan keputusan direksi ada tes sewaktu –waktu dan tidak memungkinkan atau adanya perubahan sesuai dengan keputusan pemerintah.
 
“Mereka sendiri menyatakan tidak akan menuntut ganti rugi. Itu sudah keputusan direksi, mereka harus menerima. Masuk sebagai pegawai dengan itikad baik dan keluar juga harus begitu,” tukasnya.
 
Sedangkan terkait adanya isu bahwa para calon pegawai membayar uang kepada calo untuk menjadi karyawan ke PDAM, Arief menghimbau agar mereka melaporkan hal itu ke aparat penegak hukum.

“Jika merasa dirugikan, ya laporkan saja. Kita kan tindak lanjuti. Kalau juga merasa tidak puas dengan keputusan direksi ya laporkan juga, tempuh prosedur hukumnya,” ujarnya.
OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill