Connect With Us

Eks Pegawai PDAM Tangerang Tempuh Jalur Hukum

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Februari 2014 | 16:02

140 Mantan Calon Pegawai PDAM Demo Kantor Wali Kota (Rangga / TangerangNews)

TANGERANG-Ratusan mantan calon pegwai PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, kembali mendemo kantor Wali Kota Tangerang, Selasa (11/2). Mereka tetap bersikeras menuntut dipekerjakan kembali di perusahaan daerah tersebut.
 
Sejumlah perwakilan mantan calon pegawai melakukan pertemuan dengan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Rakhmansyah dan dewan pengawas PDAM. Namun hal tersebut tetap tidak membuahkan hasil. Tuntutan mereka tidak bisa dipenuhi oleh Pemerintah Kota Tangerang dengan alasan kondisi keuangan PDAM yang sedang buruk.
 
“Kalau tetap ingin bekerja, PDAM gimana menggajinya? Kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk itu. Kalau dipaksakan, PDAM bisa collapse,” kata Rakhmansyah.
 
Dia menambahkan, dari hasil temuan BPK terhadap kinerja PDAM yang buruk, memang tidak ada rekomendasi untuk mem-PHK karyawan. Namun disebutkan bahwa salah satu hal yang menyebabkan kinerja buruk adalah pengangkatan pegawai yang tidak sesuai prosedur.
 
“Jadi untuk membenahi hal tersebut, wali kota telah memberikan kewenangan kepada Tony Wismantoro sebagai Plt Dirut PDAM untuk mengambil kebijakan penuh, termasuk seleksi pegawai. Ini demi menyehatkan kondisi keuangan PDAM agar bisa berkembang dengan baik,” tukas Rakhmansyah.
 
Rakhmansyah juga menyinggung terkait surat pernyatan para calon pegawai yang tidak akan menuntut ganti rugi jika sewaktu-waktu dikeluarkan. Namun jika tidak puas terhadap keputusan direksi, Rakhmansyah mempersilahkan para mantan calon pegawai menempuh jalur hukum.
 
“Kalau sudah ada pernyataan seharusnya tidak ada tuntutan. Silahkan tempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
 
Sementara salah satu mantan calon pegawai Dedi mengatakan bahwa surat pernyatan itu dibuat ketika mereka masih berstatus pegawai honorer. Sementara saat ini mereka telah diangkat menjadi calon pegawai berdasarkan SK. “Seharusnya surat pernyataan tersebut tidak berlaku lagi,” tukasnya.
 
Dia menilai loyalitas para pegawai selama ini tidak dihargai. Untuk itu, pihaknya akan menempuh jalur hukum. “Kami mengadukan ini kepada wali kota selaku owner PDAM yang juga kami anggap bapak kami. Kami sangat kecewa dan prihatin,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

 
PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:58

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3,4 kilogram yang dikirim dari Sumatera Utara menuju Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill