Connect With Us

DPRD Harap RSUD Kota Tangerang Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

Advertorial | Senin, 5 Mei 2014 | 20:31

Peresmian RSUD Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang diminta siap melayani masyarakat Kota Tangerang dengan baik. Rumah sakit ini telah diresmikan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah pada Senin 10 Maret 2014. Rumah sakit tanpa kelas ini akan melayani rawat inap maupun yang rawat jalan. Cukup dengan menunjukkan KTP dan KK Kota Tangerang serta dilengkapi rujukan dari puskesmas, masyarakat Kota Tangerang bisa mendapatkan pelayanan tanpa dipungut biaya.

Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine berharap, RSUD Kota Tangerang dapat melayani masyarakat dengan baik. "Sehingga cita-cita Pemkot Tangerang dan DPRD Kota Tangerang untuk memberi pelayanan kesehatan, dapat terwujud," kata Herry.
 
Dikatakan Herry, pembangunan RSUD Kota Tangerang merupakan komitmen Pemkot Tangerang bersama DPRD Kota Tangerang untuk memberi kebutuhan dasar masyarakat. Selain infrastruktur dan pendidikan.
"Kesehatan juga penting, sehingga harus menjadi prioritas pembangunan," ungkap politisi Partai Demokrat ini.

Saat peresmian RSUD Kota Tangerang, Herry Rumawatine bersama Walikota Tangerang Arief R Wismansyah serta tokoh masyarakat dari tiga belas kecamatan secara bersama-sama menggunting pita pertanda beroperasinya rumah sakit yang berlokasi di Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Sejumlah anggota DPRD Kota Tangerang pun turut menghadiri peresmian rumah sakit ini. Herry mengimbau masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dengan sebaik-baiknya.
 
"Ini gratis, tanpa dipungut biaya. Silakan masyarakat manfaatkan dengan baik pelayanan kesehatan ini," ungkap Herry. 

Diketahui, RSUD Kota Tangerang dibangun di atas lahan seluas 24.000 meter persegi, yang memiliki luas bangunan 15.630 meter persegi. Pembangunan rumah sakit ini terbagi dalam dua tahap, yakni tahun anggaran 2012 dan 2013. Tahap I sebesar Rp 32.359.100.000 dan tahap II Rp 122.898.000. Dengan total keseluruhan biaya mencapai Rp 155.257.100.000.
  
Rumah sakit ini berkapasitas 300 tempat tidur, terdapat 17 ruang poliklinik yang meliputi pelayanan spesialistik dasar, pelayanan spesialistik lainnya dan penunjang medik yaitu poli penyakit dalam, kesehatan anak, kebidanan dan kandungan, bedah umum, mata, telinga, hidung dan tenggorokan (THT), kulit dan kelamin, kosmetik, kesehatan gigi, dan mulut, jantung, dan syaraf.
  
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, RSUD Kota Tangerang nanti bisa menjadi rujukan dalam pelayanan kesehatan di Kota Tangerang. “Pelayanannya berjenjang dari puskesmas terus bisa dirujuk ke RSUD,” katanya. Sementara, Dirut RSUD Kota Tangerang dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, masyarakat sangat merespons berdirinya RSUD Kota Tangerang. (ADV)
KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill