Connect With Us

Dilarang Pacaran, ABG Lulusan SD Tewas Gantung Diri

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Juni 2014 | 21:14

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Remaja lulusan SD, Santi,14, ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya di Gang Bidong, RT 02/05, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (17/6) sore. Santi diduga nekat gantung diri karena dilarang berpacaran oleh orang tuanya.
 
Menurut Kapolsek Karawaci Kompol Jonni Panjaitan, jenazah Santi ditemukan keluarganya sekitar pukul 16.00 WIB. Santi tewas tergantung di dalam kamarnya dengan kain. "Korban diduga kecewa dan putus asa setelah dilarang pacaran oleh ibunya," katanya.
 
Hasil pemeriksaan saksi, kata Jonni, korban sebelum bunuh diri dimarahi ibunya karena sering keluar malam bersama pacarnya. "Bahkan pacarnya sempat kabur saat dimarahi. Kasus ini murni bunuh diri," jelas Jonn.
 
Namun pihak keluarga meminta kepolisian tidak mengotopsi jenazah Santi, sehingga dia tidak dibawa ke RSUD Tangerang. Jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan hari ini juga.
 
 
NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill