Connect With Us

62 Juta Kendaraan di Indonesia Menunggak Pajak, Didominasi Sepeda Motor

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 8 Juli 2026 | 21:22

Loket pelayanan Samsat Cikokol, Kota Tangerang, dipadati wajib pajak, Rabu 25 November 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com – Tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. 

Di tengah terus bertambahnya jumlah kendaraan setiap tahun, tercatat sekitar 62 juta kendaraan kini berstatus tidak aktif atau telah menunggak pajak selama lebih dari lima tahun.

Berdasarkan data 2024, populasi kendaraan bermotor yang terdaftar di Indonesia mencapai sekitar 164 juta unit atau meningkat sekitar 4,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 101,8 juta kendaraan masih tercatat aktif memenuhi kewajiban membayar pajak.

Artinya, hampir 38 persen dari total kendaraan bermotor di Indonesia saat ini masih menunggak pajak, sementara sekitar 62 persen lainnya tercatat patuh membayar pajak kendaraan.

Kendaraan yang paling banyak menyumbang tunggakan berasal dari kategori C1, yakni sepeda motor, skuter bermesin 50 cc hingga 250 cc, serta kendaraan roda tiga.

Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Aldo Fajri mengatakan, jumlah kendaraan yang tidak aktif membayar pajak mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Ironisnya yang tidak aktif bayar itu naik sampai 7 juta kendaraan bermotor, dari 55 juta menjadi 62 juta. Artinya yang tidak aktif bayar itu naiknya sangat tinggi," ujar Aldo, dikutip dari Kompas, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Untuk mengurangi jumlah tunggakan, sejumlah pemerintah daerah menjalankan program pemutihan pajak kendaraan.

Dalam regulasi, kebijakan tersebut dikenal sebagai pemberian fasilitas perpajakan berupa keringanan, pengurangan, pembebasan, penghapusan, maupun kemudahan perpajakan.

Aldo mencontohkan pelaksanaan program di Provinsi Banten yang berhasil mengaktifkan kembali sekitar 160.000 kendaraan yang sebelumnya menunggak pajak. Program tersebut juga menghasilkan penerimaan daerah sebesar Rp237 miliar.

Meski dinilai efektif meningkatkan penerimaan daerah, Aldo mengingatkan agar pelaksanaan program pemutihan tetap memperhatikan asas keadilan bagi masyarakat yang selama ini disiplin membayar pajak.

"Dalam pelaksanaan pemutihan ini ada dua hal yang sangat kental yaitu fungsi anggaran, dan kemudian asas keadilan yang perlu dipertimbangkan," ujarnya.

Menurutnya, program pemutihan yang terlalu sering dapat memunculkan kebiasaan masyarakat untuk sengaja menunda pembayaran pajak.

"Dikhawatirkan kalau asas keadilan ini tidak diperhatikan, bisa jadi nanti malah menjadi blunder gitu ke depan. Muncul budaya menunggu pemutihan di masa depan," kata Aldo.

Karena itu, ia menyarankan pemerintah daerah turut memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang taat, seperti layanan prioritas maupun insentif bagi masyarakat yang membayar pajak lebih awal. 

Kata dia, langkah tersebut dapat menjaga keseimbangan antara peningkatan penerimaan daerah dan kepatuhan wajib pajak dalam jangka panjang.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
INFORMA dan INFORMA Electronics Borong Tiga Penghargaan Retail Asia Awards 2026

INFORMA dan INFORMA Electronics Borong Tiga Penghargaan Retail Asia Awards 2026

Rabu, 8 Juli 2026 | 18:01

INFORMA dan INFORMA Electronics kembali menorehkan prestasi di tingkat regional setelah memborong tiga penghargaan dalam ajang Retail Asia Awards 2026 yang digelar di Singapura.

BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill