Connect With Us

HTI Tangerang Gelar Aksi Solidaritas Palestina

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 Juli 2014 | 19:05

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi solidaritas peduli Palestina di depan Masjid Agung, Jalan Kisamaun, Pasar Lama, Kota Tangerang, Minggu (13/7) siang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi solidaritas peduli Palestina di depan Masjid Agung, Jalan Kisamaun, Pasar Lama, Kota Tangerang, Minggu (13/7) siang.
 
Ratusan jamaah HTI yang teridiri dari orang dewasa dan anak-anak ini unjuk rasa sambil membawa poster-poster dan bendera yang mengutuk serangan bom Israel ke Gaza yang memakan banyak korban.
 
Ketua DPD II HTI Tangerang Abu Miqdad mengatakan, aksi solidaritas ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap kondlik yang terjadi di Gaza. Selain melakukan unjuk rasa pihanya juga menggelar penggalangan dana baik di interal HTI maupun di masyarakat umum.
 
“Kita buka rekening untuk penggalanga dana, untuk membantu saudara-saudara muslim kita di Palestina. Ini tidak hanya dilakukan HTI di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Raykat Palestina membutuhkan makanan, obat-obatan, pakaian, walupun itu bukan solusi tuntas untuk mebebaskan rakyat palestina dari perang yang terus terjadi,” tukasnya.
 
Menurut Abu Miqdad, masalah yang terjdi di Palestina bukan hanya soal kemanusiaan, tapi akar permalahannya adalah penajajahan wilayah. Selama negara Israel ada di  tengah-tengah negara muslim, akan selalu ada pertikaian. “Ini sudah sekian puluh tahun, Israel terus melakukan pembantaian terhadap warga Palestina,” jelasnya.
 
Untuk itu, Abu Miqdad menuntut agar pemerintah memberikan bantuan militer ke Palestina guna menghentikan penyerangan Irael tersebut.
 
“Kita secara internasional, menyerukan solusi yang fundamental, bukan dengan kekuatan personal dan kelompok, tapi kekuaan institusi. Tentara harus dilawan dengan tentara, negara dengan negara. Ini yang kita serukan kepada pemerintah, karena dalam UUD 45 juga juga menyebutkan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapusken,” jelasnya.
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KOTA TANGERANG
Terapkan WFH, Pemkot Tangerang Andalkan Ratusan Aplikasi

Terapkan WFH, Pemkot Tangerang Andalkan Ratusan Aplikasi

Rabu, 1 April 2026 | 18:46

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL
BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

Senin, 30 Maret 2026 | 20:51

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya belum menyiapkan kebijakan khusus terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga BBM nonsubsidi diperkirakan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026.

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill