Connect With Us

‘Jangan datang ke Kota Tangerang Tanpa Surat Pindah’

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Agustus 2014 | 17:40

Penumpang Arus Balik Bandara Soekarno-Hatta Mulai Ramai (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot)  Tangerang tidak akan melakuan operasi yustisi yang berguna untuk menjaring pendatang yang tidak memiliki dokumen kependudukan di wilayah setempat.

"Operasi yustisi tidak akan (dilakukan razia),  itu kan hak mereka sebagai warga Indonesia , apalagi yang  membawa surat pindah, kita tidak boleh menolaknya," jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Erlan Sutarlan, Selasa (5/8).

Menurut Erlan, tingkat kepadatan penduduk Kota Tangerang saat ini tidak terlalu tinggi. Dari luas wilayah Kota Tangerang sekitar 17.000 km persegi, jumlah penduduknya baru sekitar 1,6 juta. "Tidak terlalu padat seperi ibu kota," katanya.

Namun Erlan mengaku, pihaknya  tidak bisa memprediksi jumlah pendatang yang masuk ke-Kota Tangerang pasca libur lebaran.
Jika berdasarkan data Disdukcapil, pendatang yang mengurus surat pindah sejak Senin (4/8) kemarin, baru sekitar 20-30 orang.

"Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding sebelum lebaran yang mencapai 100 orang per hari. Mungkin karena pelayanan kita baru buka Senin kemarin. Tapi kalau untuk pendatang yang tidak mengurus surat izin, kita tidak tahu," katanya.

Meski tidak melarang pendatang pindah ke Kota Tangerang, Erlan menghimbau agar mereka membawa surat izin pindah resmi dari Dinas Kependudukan tempat asal karena berkaitan dengan administrasi kependudukan.

"Jadi jangan (menetap) ke Kota Tangerang tanpa membawa surat pindah, nanti kalau mau buat KTP atau KK tidak akan kita layani," jelasnya.
 
WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill