Connect With Us

2.250 Hansip di Kota Tangerang Bubar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 September 2014 | 17:03

Hansip (Setgab.Co.ID / TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Pasca dicabutnya Keppres No. 55/1972 tentang Penyempurnaan Organisasi Pertahanan Sipil (Hansip) dan Organisasi Perlawanan dan Keamanan Rakjat (Wankamra) yang ditetapkan dalam Perpres No. 88/2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebanyak 2.250 aparat Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kota Tangerang terancam menganggur.
Menanggapi pencabutan Kepres tersebut, Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kota Tangerang Habibullah mengaku,  akan mengikuti aturan itu. Meski demikian, dia menyayangkan jika peran Hansip atau yang kini disebut sebagai Linmas dihapus.
 
“Di Kota Tangerang, ada 2.250 anggota Linmas yang terdaftar. Kalau Keppres itu dicabut artinya Linmas diberhentikan. Padahal, selama ini peran Linmas sebagai penjaga keamanan di tingkat RT/RW sangat membantu dan bermanfaat,” jelasnya, Kamis (18/9).
 
Linmas pun selama ini hanya mendapat gaji dari dana swadaya masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang tidak memberikan insentif seperti halnya guru ngaji dan Ketua RT/RW.
“Mereka tidak digaji pemerintah. Kita memang pernah mengajukan agar mereka dapat insentif, tapi belum ada jawaban dari Pemkot,” terang Habibullah.
 
Habibullah juga mengaku juga belum mengetahui kapan pastinya fungsi Linmas akan diberhentikan. Sehingga sampai saat ini, Linmas masih bertugas menjaga keamanan disetiap wilayah Kota Tangerang.
“Kita belum tahu aturan jelasnya, kapan berhentinya, lalu akan diganti apa. Kita tunggu saja,” katanya.
 
Menurutnya, jika Linmas telah dihapus, artinya masyarakat harus sadar untuk menjaga keamanan di lingkungannya sendiri.
“Yang penting bagaimana pengamanan di masyarakat, siskamling tetap dilaksanakan, kamtibmas harus ditingkatkan. Masalah keamanan di lingkungan menjadi tanggung jawab warga,” tukasnya.
 
 
NASIONAL
Listrik Padam Bergilir, Soal Kompensasi Pelanggan Bahlil Minta Ditanyakan ke PLN

Listrik Padam Bergilir, Soal Kompensasi Pelanggan Bahlil Minta Ditanyakan ke PLN

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:37

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir memunculkan pertanyaan mengenai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill