Connect With Us

3 Hari Tenggelam, Jasad Siswa SD Ditemukan di Cisadane

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 November 2014 | 18:57

Jasad Siswa SD Ditemukan di Cisadane (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Jasad pelajar kelas 3 SD Kota Tangerang, Haidir Seprianto, 8, akhirnya ditemukan pada Senin (3/11)  setelah tenggelam, di Sungai Cisadane sejak Sabtu (1/11) lalu.

Warga Babakan Gang Makam RT 03/07 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang itu ditemukan tak lagi bernyawa di aliran sungai Cisadane, Kota Tangerang oleh tim Tagana dan Kepolisian.
 
Kanit Reskrim Polsek Tangerang Kota IPTU Yunaedi mengatakan, jasad korban akhirnya ditemukan pada Senin (3/11) sore.
Namun, Haidir sudah tidak lagi bernyawa dan jasadnya ter-onggok di pinggir Kali Cisadane di kawasan Gerendeng oleh tim SAR dan warga.
 
“Tidak ditemukan luka menganga atau lebam di tubuh korban. Pihak keluarga pun memilih langsung memakamkan jasad Haidir,” jelasnya.
 
Sebelumnya, pada Sabtu (1/11) lalu, Haidir bersama empat temannya bermain ditepian sungai Cisadane di kawasan Jalan Kali Pasir, Belakang Masjid Agung, Pasar Lama, Kota Tangerang.
Saat itu, Haidir ditemani Rohman, Rohim, Fajar dan Ridwan. Ketika temannya sedang berenang, Haidir memilih untuk menangkap ikan dari tepian sungai menggunakan serokan. Diduga kuat Haidir terpeleset dan tubuhnya terhempas ke sungai. 
 “Saya sempat lihat Haidir sedang menangkap ikan di pinggir sungai dan teman-temannya sedang berenang. Saya juga sempat bilang ke anak-anak itu untuk naik dan tidak berenang. Setelah itu saya pergi,” kata Nedi, kerabat korban.
 
Peristiwa itu sempat disembunyikan oleh rekan-rekannya karena ketakutan dimarahi orang tuanya. Anak-anak itu memilih meninggalkan sungai dan pulang ke rumah masing-masing.
 Bahkan pakaian milik korban pun sempat disembunyikan oleh anak-anak tersebut.
 “Anak-anak itu bersepakat menjawab bertemu dengan korban sejak pulang dari sekolah, saat ditanya keberadaan Haidir,” kata Nedi.
 
Hanya saja keluarga korban yang panik anaknya tidak kembali hingga sore kembali mendesak anak-anak tersebut. Akhirnya mereka buka mulut setelah tidak bisa mengelak.
Mereka menjelaskan Haidir terpeleset ke sungai. Mereka sudah mencoba menolong namun tidak berhasil karena tubuh Haidir langsung tenggelam ke dasar sungai.  
 
“Setelah didesak baru mereka mengakui. Kata anak-anak itu mereka sudah coba menolong namun, tidak bisa. Tubuh keponakan saya langsung tenggelam ke dasar sungai,” jelas Nedi.
 
SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill