Connect With Us

Toni Wismantoro Dipecat Dari Dirum PDAM

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 November 2014 | 15:41

Toni Wismantoro (Istimewa / TangerangNews)

 
TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memecat Direktur Umum PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Toni Wismantoro. Pemecatan dilakukan bersamaan dengan dilantikanya direktur baru PDAM Suyanto, Jumat (7/11).
 
“Bukan dipecat tapi diberhentikan secara hormat. Itu dilakukan karena adanya usulan dari Dewan Pengawas untuk mengembalikan kembali struktur jabatan direktur PDAM sesuai Permendagri No 2/2007, ”katanya.
 
Berdasarkan aturan tersebut, jika jumlah pelanggan PDAM dibawah 30 ribu, hanya boleh ada satu jabatan direktur. Sedangkan sebelumnya ada dua jabatan,selain direktur utama ada juga direktur umum yang diisi Toni Wismantoro.
 
“Jadi sekarang direktur umum tidak ada. Dan direktur utama, namanya menjadi direktur saja,” jelas Arief.
 
Anggota Dewan Pengawas PDAM TB Kota Tangerang Dodi Effendi mengatakan, perampingan jabatan direktur mengacu pada aturan Permendagri, karena pelanggan PDAM TB saat ini baru 27 ribu. Sehingga pihaknya mengajukan surat usulan pelantikan dirut baru serta pemberhentian direktur umum keWali Kota. “Jadi kita kembalikan ke semula,” paparnya.
 
Saat ditanya bagimana jikaToni mengajukan gugatan karena diberhentikan lantaran adanya perampingan jabatan tersebut? Dodi tidak mempermasalahkannya. “Itu hak dia, silahkan saja,” jelasnya.
 
WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill