Connect With Us

Tes CPNS, Nilai Peserta Rendah Pada Wawasan Kebangsaan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 November 2014 | 19:14

Ratusan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang melihat Hasil Tes. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Ratusan peserta mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang di Perguruan Tinggi Budhi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (10/11).
 
Para peserta diharuskan mengikuti tiga tes yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
 
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatikan (BKPP) Kota Tangerang M Noor mengatakan, pada hari pertama ujian berjalan dengan lancar, meski masih ada beberapa peserta yang datang terlambat dan menggunakan pakaian tidak sesuai ketentuan.
 
“Yang terlambat tidak kita beri toleransi, karena sebelum ujian ada pengarahan terlebih tentang tata cara mengerjakan soal yang harus diketahui semua peserta. Jumlahnya kita belum tahu,” ujarnya.
 
Dari hasil sementara, kata M Noor, kebanyakan para peserta mendapat nilai yang rendah pada Tes Wawasan Kebangsaan. Meski demikian pihaknya harus menungu hasil penilaian akhir dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kelihatanya banyak nilai yang kurang di Tes Wawasan Kebangsaan,” jelasnya.
 
Kepala Bagian Umum Regional III Bandung Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Tina Tri Andiani yang mengawasi proses Seleksi CPNS Kota Tangerang mengatakan, untuk penilaian sendiri peserta dinyatakan lulus jika memperoleh nilai sama atau lebih besar dari nilai ambang batas (passing grade), yakni 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi, 75 untuk Tes Intelegensia Umum, dan juga 70 untuk Tes Wawasan Kebangsaan.
 
“Meski nilai keseluruhan besar, tapi kalau nilai salah satu tes lebih kecil dari passing gradenya, ya tetap tidak lulus. Misalnya nilai keseluruhan 300, tapi nilai wawasan kebangsaan 65, ini tidak lulus,” paparnya.
 
Tina menambahkan, peserta ujian tersebut diberikan waktu 90 menit untuk menyelesaikan 100 soal pada tiap tes.
 
“Ketentuan tes dan nilai ini itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) no 29 /2014 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2014,” katanya.
 
Berdasarkan jadwal, hari ini sebanyak 315 peserta yang ikut. Tes terbagi dalam tiga sesi, dimana masing-masing sesi terdiri dari 105 peserta.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS menjelaskan, tes dijadwalkan berlangsung tanggal 10-15 November 2014. Setiap hari ada 315 orang yang terbagi dalam tiga sesi, dimana masing-masing sesi terdiri dari 105 peserta.
 
“Sementara jumlah total peserta yang ikut tes CPNS Kota Tangerang sebanyak 1847 peserta. Untuk quota CPNS yang tersedia sebanyak 116 orang,” paparnya.
 
Ditambahkannya, seleksi CPNS dilakukan dengan system CAT dimana hasil tes dapat diketahui secara real time. Sehingga setelah peserta selesai ujian bisa langsung melihat hasilnya.
 
“Dengan sistem ini hasilnya obyektif dan transparan karena dipaparkan secara umum dan semua orang bisa melihat,” katanya.
 
NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill