Connect With Us

Melahirkan di Kebun, ID Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 28 November 2014 | 18:11

Ilustrasi bayi (Istimewa / Istimewa)

 
TANGERANG-ID, siswi kelas 3 SMK PGRI 1 Kota Tangerang terancam dikeluarkan dari sekolahnya, setelah dirinya diketahui hamil dan melahirkan bayi di sebuah kebun warga di pinggir Jalan Untung Suropati, RT 4/7, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (26/11) lalu.
 
Kepala Sekolah PGRI 1 Kota Tangerang Aef Gumiwa mengaku belum mengetahui secara jelas peristiwa yang dialami ID. Namun berdasarkan ketentuan tertulis, siswa dan siswi SMK PGRI 1 dilarang kawin/menikah.
 
"Dengan aturan tata tertib itu, sudah jelas ya, sudah gugur dengan sendirinya," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (28/11).
 
Menurut Aef, pasca kejadian, orang tua ID telah mendatangi bidang kesiswaan sekolah. Pihaknya mencoba menegakkan aturan, namun dengan pendekatan secara kekeluargaan. "Karena masih masa berkabung ya, jadi kita pendekatan kekeluargaan, aturan tetap berjalan," jelasnya.
 
Ditanya terkait kehamilan ID, Aef juga mengaku belum mengetahui jelas. Menurutnya, dia telah menyerahkan kepada pihak kesiswaan untuk mencari informasi tersebut.
 
"Saya baru pulang diklat, jadi tidak tahu persis, yang menangani persis bidang kesiswaan. nanti tanya jelas ke bidang kesiswaan ya," ujarnya.
 
Seperti diketahui, ID, kepergok warga tengah melahirkan bayi laki-laki di sebuah kebun warga di pinggir Jalan Untung Suropati, RT 4/7, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (26/11). Diduga ID melahirkan bayi dari hasil hubungan gelap.
 
Peristiwa itu terjadi pukul 12.30 WIB. Ketika itu ID masih berseragam SMA. Dia berboncengan dengan teman wanitanya, tiba-tiba berhenti di pinggir jalan. Kemudian ID berlari ke kebun warga dan jongkok dekat tembok rumah. Tak lama setelah itu, ID melahirkan bayi laki-laki.
 
Kejadian itu pun membuat heboh warga sekitar. Karena iba melihat kejadian tersebut, akhirnya ID dan bayinya dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Melati di Jalan Merdeka, Pos 1, Kota Tangerang, untuk mendapat perawatan.
 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill