Connect With Us

Pemkot Tangerang Akui Sulit Bantu UKM

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 18 Januari 2015 | 15:04

ilustrasi uang (istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Indakop) Kota Tangerang mengakui hingga saat ini belum pernah mengucurkan pinjaman lunak kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kota Tangerang.
 
Kabid koperasi dan UKM Dinas Indakop Juweni mengatakan, Pemkot Tangerang belum memiliki Lembaga Keuangan Mikro (LKM), sehingga belum kita belum bisa memberikan pinjaman lunak kepada UKM.
 
“Karena itu, selama ini bantuan pemerintah kepada UKM bukan lah bantuan modal tunai. Melainkan berbagai pelatihan dan penyediaan fasilitas sarana dan prasarana penunjang UKM dalam menjalankan usahanya,” jelasnya, Minggu (18/1).
 
Diakui Juweni, UKM memang kebanyakan memerlukan bantuan permodalan, karena hal itu menjadi kendala teknis yang paling banyak ditemui di lapangan.
 
"Biasanya UKM terkendala masalah modal, pemasaran dan pengembangan usaha. Semoga saja Pemda kota bisa segera membentuk LKM," tegasnya.
 
Hingga saat ini tercatat jumlah UKM di Kota Tangerang sebanyak 9942 UKM dan 8.037 diantaranya termasuk usaha mikro atau sekitar 80,8 persen. Usaha ini modalnya tidak lebih dari Rp50 juta dengan omzet paling banyak Rp300 juta.
 
 
PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill