Connect With Us

Keluarga Korban Masih Pikir Soal Menuntut Damkar Kota

| Selasa, 29 September 2009 | 18:30

TANGERANGNEWS-Keluarga Muhamad Helgiri atau Egi, 9, menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan tuntutan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang, yang akibat kelalain anggotanya telah menewaskan anak mereka. Pamam korban, Bahterayuda mengatakan, pihak keluarga berencana membicarakan langkah selanjutnya yang akan ditempuh terhadap musibah meninggalnya Egi. “Pihak Dinas Damkar sebenarnya sudah memberi dua pilihan, yakni menempuh perdamaian atau menuntut melalui jalur hukum. Tapi kita akan memusyawarahkannya, jadi tidak memutuskan secara emosi,” unkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Kota Tangerang Diding Iskandar mengaku belum bisa menanggapi masalah tersebut. Pihaknya berencana akan menyelidiki apakah musibah itu memang terjadi karena kelalaian anggotanya atau bukan. “Saya tidak bisa menilai atau menduga-duga, masalah ini akan kita selidiki untuk memastikan kebenarannya,” paparnya. Sebelumnya, musibah tersebut terjadi ketika mobil Damkar sedang memadamkan api di sebuah toko kacang kedelai di Jl. Raden Patah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada pukul 07.30 WIB. Mobil damkar yang terpakir dalam keadaan menyala dan tanpa direm tangan itu tiba-tiba saja berjalan dengan sendirinya dan menabrak Egi, pelajar kelas 4 SD Sudimara 2 yang sedang menonton kebakaran didepan rumahnya yang terletak 7 meter dari pusat kebakaran. Akibatnya, korban yang merupakan anak pasangan Ginayati dan Helmi itu mengalami luka parah dibagian perutnya hingga dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Asih Tangerang. Namun sayang, korban meninggal dalam perjalanan. Kemudian korban dikubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lembang, Rt 01/06, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada pukul 14.30 WIB.(rangga)
OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

BANDARA
Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:39

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill