Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) berencana membangun Taman Pilem seperti yang di bangun Pemerintah Kota Bandung. Rencananya taman ini dibangun di pinggir Sungai Cisadane yang dilengkapi dengan Giant Screen.
Kepala DKP Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, pembangunan ini memang ingin mengikuti Kota Bandung. Namun tetap diberi ciri khas Kota Tangerang. “Kalau hal itu bagus di Bandung, kenapa tidak dibuat juga di sini. Tapi tidak persis sama, kita bikin ciri khas kita sendiri,” jelasnya, Selasa (28/4).
Menurutnya, saat ini DKP tengah merancang konsep Taman Pilem tersebut dengan melibatkan komunitas di masyarakat seperti Dewan Kesenian Tangerang (DKT). Rencana pembangunan Taman Pelem ini akan dianggarakan dalam APBD-Perubahan 2015.
“Kita lagi kaji untuk mencari lokasi yang tepat dan tepat sasaran. Jangan sampai sudah dibangun tapi yang datang sepi. Karena itu kita minta saran dari berbagai komunitas,” papar Ivan.
Ivan menambahkan, pembangunan taman terus dilakukan DKP di 13 Kecamatan sebagai sarana publik dan memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 130 taman, baik kategori taman lingkungan, taman pulau jalan, taman median jalan, taman hijau dan taman bantaran kali.
“Setiap taman diberi tema dan mempunyai fasilitas untuk mewadahi hobi dan aktifitas masysarakat Kota Tangerang,” paparnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews