Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANG-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) berencana membangun Taman Pilem seperti yang di bangun Pemerintah Kota Bandung. Rencananya taman ini dibangun di pinggir Sungai Cisadane yang dilengkapi dengan Giant Screen.
Kepala DKP Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, pembangunan ini memang ingin mengikuti Kota Bandung. Namun tetap diberi ciri khas Kota Tangerang. “Kalau hal itu bagus di Bandung, kenapa tidak dibuat juga di sini. Tapi tidak persis sama, kita bikin ciri khas kita sendiri,” jelasnya, Selasa (28/4).
Menurutnya, saat ini DKP tengah merancang konsep Taman Pilem tersebut dengan melibatkan komunitas di masyarakat seperti Dewan Kesenian Tangerang (DKT). Rencana pembangunan Taman Pelem ini akan dianggarakan dalam APBD-Perubahan 2015.
“Kita lagi kaji untuk mencari lokasi yang tepat dan tepat sasaran. Jangan sampai sudah dibangun tapi yang datang sepi. Karena itu kita minta saran dari berbagai komunitas,” papar Ivan.
Ivan menambahkan, pembangunan taman terus dilakukan DKP di 13 Kecamatan sebagai sarana publik dan memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 130 taman, baik kategori taman lingkungan, taman pulau jalan, taman median jalan, taman hijau dan taman bantaran kali.
“Setiap taman diberi tema dan mempunyai fasilitas untuk mewadahi hobi dan aktifitas masysarakat Kota Tangerang,” paparnya.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews