Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANG-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) berencana membangun Taman Pilem seperti yang di bangun Pemerintah Kota Bandung. Rencananya taman ini dibangun di pinggir Sungai Cisadane yang dilengkapi dengan Giant Screen.
Kepala DKP Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, pembangunan ini memang ingin mengikuti Kota Bandung. Namun tetap diberi ciri khas Kota Tangerang. “Kalau hal itu bagus di Bandung, kenapa tidak dibuat juga di sini. Tapi tidak persis sama, kita bikin ciri khas kita sendiri,” jelasnya, Selasa (28/4).
Menurutnya, saat ini DKP tengah merancang konsep Taman Pilem tersebut dengan melibatkan komunitas di masyarakat seperti Dewan Kesenian Tangerang (DKT). Rencana pembangunan Taman Pelem ini akan dianggarakan dalam APBD-Perubahan 2015.
“Kita lagi kaji untuk mencari lokasi yang tepat dan tepat sasaran. Jangan sampai sudah dibangun tapi yang datang sepi. Karena itu kita minta saran dari berbagai komunitas,” papar Ivan.
Ivan menambahkan, pembangunan taman terus dilakukan DKP di 13 Kecamatan sebagai sarana publik dan memenuhi kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 130 taman, baik kategori taman lingkungan, taman pulau jalan, taman median jalan, taman hijau dan taman bantaran kali.
“Setiap taman diberi tema dan mempunyai fasilitas untuk mewadahi hobi dan aktifitas masysarakat Kota Tangerang,” paparnya.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGSatuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.
Event lari GRID Cardio Rush 2026, kembali digelar GRID Fitness pada 2 Agustus 2026 mendatang di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews