Connect With Us

Pemkot Tangerang Bantah Rp1,28 Triliun Dana Menganggur Berasal dari Pusat

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 2 Februari 2016 | 18:13

Balai Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang membantah memiliki dana menganggur dari pusat sebesar Rp1,28 triliun.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, jumlah 1,28 triliun itu tidak semuanya berasal dari pemerintah pusat. Namun berasal dari berbagai dana.

"Kalau menteri keuangan melihatnya dana pusat yang disimpan di daerah. Padahal itu ada dana dari PAD Kota Tangerang, APBD yang sisa lelang dan lain-lain, bantuan dari DKI Jakarta, termasuk dana transfer yang di triwulan ke empat yang digunakan untuk Januari 2016,” katanya, Selasa (2/2/2016).

Dadi menyebutkan, untuk bantuan dari  DKI sebesar Rp100 miliar cuma terealisasi Rp5 miliar.

Hal tersebut disebabkan proses gagal lelang lantaran Pemkot Tangerang terlambat menerima petunjuk teknis dari DKI.

“Posisi petunjuk teknis baru kita terima semester dua. Rp5 miliar itu untuk DED (gambar desain), kalau perencanaannya gagal, otomatis konstruksinya juga tidak bisa berjalan. Kita akan melanjutkannya pada tahun ini,” jelasnya.

Dadi menjelaskan bahwa dana dari pusat sendiri hanya sekitar Rp200-300 miliar. Jadi menurut Dadi, kementerian keuangan salah jika menganggap Rp1,28 triliun itu seluruhnya dana dari pusat.

 “Sebelumnya, tiga bulan yang lalu, menkeu bikin statement (salah) juga, kita langsung kirim surat. Tapi kalau ini belum,” jelasnya.

 

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill