Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANG-Kebanggan atas pekerjaan petugas Polsek Jatiuwung dan Koramil Tangerang yang mau turun ke Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang setelah terendam air selama kurang lebih sekitar satu pekan.
Tampak para personel tersebut melakukan kerja bhakti pasca banjir. Dengan dibantu masyarakat setempat, aparat dari Polri dan TNI melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur yang ada dibekas lokasi banjir dengan mengerahkan sekitar 145 petugas.
Tampak Danramil 18 Jtu Mayor Jewanto dan Waka Polsek Jatiuwung AKP Gunawan juga turut hadir.
Mereka membersihkan sampah dari fasos fasum yang ada di lingkungan yang sampah dan lumpurnya telah menumpuk.
“Kami menggunakan truk sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing Tangerang,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani Handayani.
Tampak setelah kerja bakti, masyarakat sekitar bisa tersenyum lebar kemabali karena pemukiman mereka sudah bersih dari sampah dan lumpur.
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews