Connect With Us

Laboratorium SMPN 1 Ludes Terbakar

| Rabu, 18 November 2009 | 17:13

Tampak ruang laboraturium SMPN 1, Kota Tangerang yang terbakar. Dugaan kuat kebaran itu terjadi karena adanya arus pendek di salah satu komputer sekolah itu. (tangerangnews/rangga / tangerangnews/rebelz)


TANGERANGNEWS-Ruang laboratorium komputer SMP Negeri 1 Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan Daan Mogot No 51 Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ludes terbakar sekitar pukul 08.30 WIB, pagi ini.  
 
Tak hanya itu, kebakaran tersebut juga menghanguskan dua ruangan kelas yang berada disampingnya. Akibatnya, sekolah mengalami kerugian yang ditafsir mencapai Rp750 juta. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kebakaran itu bermula saat guru mata pelajaran komputer bernama Sidik, 36, masuk ke dalam ruang Laboratorium Komputer guna mengaktifkan 42 unit komputer untuk memberikan mata pelajaran pada anak didiknya. Seletah komputer aktif, Sidik pergi meninggalkan ruangan. Lalu tiba-tiba saja ruangan dipenuhi asap yang berbau seperti komponen elektronik terbakar. Tak lama kemudian, api langsung melahap ruang itu  dan menyambar ke dua ruangan kelas lainnya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Sekitar satu jam, kebakaran berhasil di padamkan oleh petugas. Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Tangerang Djalaludin, pemicu kebakaran tersebut diduga karena konsleting salah satu unit komputer. Sedangkan untuk kerugian, kata dia, ditaksir mencapai Rp750 juta, terdiri dari 42 unit komputer dan bangunan yang terbakar.

“Usia komputer memang terbilang sudah cukup lama antara 4-5 tahun, kemungkinan karena itu kena konsleting listrik,” terangnya.

Kapolsek Benteng Ajun Komisaris Polisi (AKP) Titin Sumarni mengatakan,  kebakaran tersebut berasal dari laboratorium komputer yang berada di lantai satu. Tempat dimana Sidik yang merupakan guru dari bidang komputer hendak memberikan pendidikan komputer.”Kini kami sedang melakukan olah TKP, untuk mengetahui penyebab kebakaran,” singkatnya.(rangga/dira)
 
 

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill