Connect With Us

Ringan Tangan, Preman Dihabisi Warga

| Kamis, 19 November 2009 | 17:42

Endang Sri Rahayu istri Tudi shock setelah di Polres Metro Kota Tangerang setelah suaminya terbunuh. (tangerangnews/selly / tangerangnews/dira)

 
 

TANGERANGNEWS- Tudi Jaya Achmad warga Koang RT 01/03 Kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, dengan muka nyaris tak berbentuk, pagi ini di samping Madrasah Aliyah Atasry di Jalan KS Tubun RT 1 /2 Pasar Baru, . Kota Tangerang.
 
Menurut  Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto, Tudi dihabisi oleh seorang warga yang kerap menjadi korban ringan tangan Tudi. Dan, memang setelah pihaknya meminta keterangan dari warga setempat yang menjadi saksi. Tudi merupakan preman yang kerap membuat resah warga setempat. “Pelaku berinisial IW mengaku sering dipukuli korban, rupanya dia (pelaku) menaruh dendam dan berupaya melakukan balas,” ujarnya, hari ini.
 
Polisi berhasil mendapatkan pelaku setelah tetesan darah korban di dapati menuju ke rumah pelaku. Budhi mengaku, sepertinya bekas darah dari golok yang meluikai korban ditentengnya hingga ke rumahnya. “Pelaku kini terancam melanggar Pasal 340 KUHP tentang perencanaan pembunuhan,” katanya.
 
 
Jazad Tudi pertama kali ditemukan oleh istri kedua Tudi, Endang Sri Rahayu dan seorang temannya Iwan. Setelah melihat suaminya tewas, Sri lalu melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Kota Tangerang. “Biasanya suami saya pulang, dan kalau pun tidak paling sama Iwan. Tetapi kali ini tidak, saya curiga dan mencarinya,” katanya. Endang mengaku shock setelah melihat kondisi suaminya yang penuh luka bacok. (dira)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill