Uluran Tangan dari Warga Kota Tangerang, Tiga Masjid Rusak Diterjang Banjir Aceh Direnovasi
Kamis, 7 Mei 2026 | 22:01
Upaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.
TANGERANGNews.com-Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Kota Tangerang akan menambah 100 alat tapping box untuk dipasang tempat-tempat usaha, termasuk di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Alat yang digunakan untuk memantau transaksi uang secara online ini dipasang agar tidak terjadi kebocoran pajak.
Kabid Pajak Daerah dan Pendapatan lainnya pada Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Kota Tangerang Muhammad Arfan mengatakan, pada tahap awal pihaknya telah memasang 20 tapping box di 7 titik tempat usaha seperti hotel, restoran dan parkir swasta.
"Penerapan awal sudah dilakukan bulan Maret 2016 dan hasilnya efektif untuk memantau omzet tempat usaha," katanya, Rabu (27/7/2016).
Karena itu, tahun 2017, pihaknya akan menambah 100 tapping box diseluruh tempat usaha. Untuk di tempat parkir, alat ini tidak hanya mencatat transaksi dengan pelanggan, tapi juga dilengkapi CCTV.
"Tahun depan akan kita tambah lagi untun di pasang di Tangcity Mall dan Bandara Soekarno Hatta," paparnya.
Arfan menjelaskan, bahwa alat ini dipasang dikasir atau mesin pembayaran. Jadi saat pelanggan membayar, datanya sebelum tercetak di struk, masuk ke tapping box dulu.
"Alat ini terhubung ke server kita, jadi kita tahu data transaksi setiap harinya, sehingga pengusaha tidak bisa curang melaporkan pajak penghasilannya," jelas.
Adapun target pendapatan dari sektor pajak daerah pada tahun 2016 sebesar Rp1,192 triliun. Untuk target pendapatan yang paling besar yakni pajak restaurant dari Rp190 miliar menjadi Rp210 miliar.
Bandara Soekarno Hatta sendiri salah satu penyumbang pajak daerah terbesar Kota Tangerang untuk jenis pajak parkir. Diketahui pada tahun 2015, jumlah pajak yang disetorkan mencapai Rp39 miliar dan pada tahun 2015 mencapai Rp35,5 miliar.
TODAY TAGUpaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews