Connect With Us

7,8 Kg Ganja Diamankan Polres Metro Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 September 2016 | 15:00

Sebanyak 7,8 Kg ganja kering dan 58,27 gram sabu diamankan petugas Polres Metro Tangerang Kota dalam Operasi Nila 2016 selama 15 hari sejak 23 Agustus hingga 6 September 2016. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Sebanyak 7,8 Kg ganja kering dan 58,27 gram sabu diamankan petugas Polres Metro Tangerang Kota dalam Operasi Nila 2016 selama 15 hari sejak 23 Agustus hingga 6 September 2016.

Dalam operasi ini, petugas kepolisian juga mengamankan 25 tersangka, dimana lima diantaranya merupakan bandar.

 “Barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan 20 kasus,” ujar Waka Polres Metro Tangerang, AKBP Erwin Kurniawan, Rabu (7/9/2016).

 

AKBP Erwin mengatakan, nilai barang bukti tersebut sebesar Rp100,5 Juta. Sedangkan barang kebanyakan berasal dari lima pengedar.

 

Erwin menambahkan, para tersangka ini kerap mengedarkan narkotika di wilayah Kota Tangerang. Secara umum di seluruh pelosok kecamatan sudah menjadi tempat transaksi mereka. Oleh karena itu, pihaknya terus mewaspadi peredaran narkoba tersebut.

 

“Bisa di katakan di setiap kecamatan pasti ada, karena sampai saat ini belum ada yang bisa mengklaim wilayahnya bebas narkoba. Karena itu, kita terus melakukan penindakan dan berharap ke depan masyarakat turut membantu mengungkap," imbuhnya.

 

Kasat Narkoba Polres Narkoba Metro Tangerang, AKBP Jonter Banuaera mengatakan, sejumlah tersangka yang ditangkap berasal dari jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Pihaknya kerap kesulitan melakukan pengungkapan karena mereka kerap memutuskan jaringan jika salah satu rekannya tertangkap.

 

“Kebanyakan dikendalikan dari Lapas Tangerang. Kita harap bisa masuk sampai kesana, tapi kalau salah satu ditangkap, pengendalinya tidak bisa dihubungi. Jadi sistim terputus,” pungkasnya.

 

Salah satu pelaku, DS, mengaku dirinya diperintah oleh seseorang mengambil ganja untuk diberikan kepada seseorang lagi. Dia sudah melakukan hal itu selama 8 bulan dengan imbalan Rp500 ribu untuk 1 Kg ganja yang diantar.

 “Saya sudah 3 kali mengantar barang. Paling banyak 10 Kg. Saya nggak jual, Cuma disuruh ambil lalju diantar, biasanya saya ambil di Ciledug,” katanya.

 

 

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill