Connect With Us

Danau di Belendung Tangerang Disebut Mistis karena Banyak Makan Korban

Denny Bagus Irawan | Kamis, 13 Oktober 2016 | 12:00

Danau Alam Raya, di Desa Belendung Kecamatan Benda, Kota Tangerang disebut sebagai danau mistis karena bukan hanya telah menelan dua nyawa baru-baru ini, tetapi sudah sering. Bahkan nama danau tersebut lebih popular dengan sebutan Danau Pengantin. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Danau Alam Raya, di Desa Belendung Kecamatan Benda, Kota Tangerang disebut sebagai danau mistis karena bukan hanya telah menelan dua nyawa baru-baru ini, tetapi sudah sering.  Bahkan nama danau tersebut lebih popular dengan sebutan Danau Pengantin.

Dedi seorang penduduk sekitar mengungkapkan, sebelum menelan dua korban yang tewas  Roppi (19) dan Yongki (31) pada Selasa (11/10/2016) lalu. Danau Pengantin ini kerap menelan korban.

“Sudah sering minta tumbal Danau Pengantin. Ya sama semua seperti kejadian kemarin, selalu awalnya satu orang dulu yang tenggelam, kemudian pasti minta yang lain. Ini tidak hanya manusia danau ini minta tumbal, tapi juga hewan besar, seperti sapi, kerbau dan kambing,” tutur Dedi.

Korban manusia sebelumnya pada tahun lalu adalah anak-anak, kata Dedi. Namun belakangan karena anak-anak sudah dilarang berenang di sana, kini orang dewasa.  Korbannya, menurut Dedi, selalu membawa serta orang lain yang ingin menolong.

Untuk diketahui, kedua korban yang tewas adalah Roppi, 19, warga Kampung  Rawa Bamban, RT03/09, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, dan Yongki, 31, warga jalan Al Munawaroh, RT01/01, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani mengatakan, awalnya ketika itu kedua korban bersama temannya Kiki Arizqi berenang menyeberang danau tepi barat ke tepi timur yang berjarak sekitar 50 meter.

"Yongki dan Kiki sudah sampai ke tepi lebih dulu. Tapi Roppi masih di tengah  dan tiba-tiba teriak minta tolong," katanya.Melihat temannya tenggelam, Yongki kembali ke tengah untuk menolong. Namun naas, keduanya malah tenggelam.

 

 

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill