Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang
Senin, 9 Maret 2026 | 20:11
Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
TANGERANGNews.com- Massa Gerakan Pemuda Tangerang dan Lembaga Independen Kajian Publik Tangerang yang meyakini bahwa Panwaslu Kota Tangerang telah menjadi bagian dari partisipan, dipukuli polisi.
“Kami dipukuli oleh polisi, padahal mau aksi damai. Kami tidak bersenjata, datang untuk berdemo terhadap perilaku Panawaslu Kota Tangerang, tiba-tiba kami datang disebut kriminal dan langsung dipukuli,” ujar Kholid koordinator aksi saat ditemui di lokasi demonstrasi, Sabtu (25/2/2017).
Kholid mengatakan, apa yang dilakukan aparat Polres Metro Tangerang terlalu represif dan telah melanggar kebebasan berpendapat. “Belum juga kami menyampaikan aspirasi kami sudah ditendang, ditangkap. Seperti di zaman orde baru saja,” tuturnya.
Pantauan di lokasi, sekitar 100 orang massa mendatangi kantor Panwaslu Kota Tangerang sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka datang dengan menggunakan mini bus sekitar 18 unit. "Bagaimana sih mau demo kok enggak boleh. Kan sudah ada pemberitahuan sebelumnya," katanya.
Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
TODAY TAGMomentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews