Connect With Us

4 Suporter Ditembak, Satu Polisi Tewas

| Rabu, 23 Desember 2009 | 08:08

tawuran (tangerangnews / tangerangnews/rangga)


TANGERANGNEWS
-Sedikitnya empat orang suporter sepak bola klub Persikota Tangerang ditembak petugas Polres Metro Kota Tangerang karena bentrok tawuran dengan warga sekitar stadion Benteng di Taman Makam Pahlawan Taruna, semalam.

Sedangkan satu orang polisi berpangkat AKP dengan nama Saptomo dari Dalmas Polres Metro Kota Tangerang tewas saat menggiring massa di Jalam Muhammad Toha dekat Mal Tangerang City.

Menurut Informasi di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi seusai pertandingan Persikota Tangerang dengan Produta Jogjakarta yang berakhir kemenangan Persikota 2-0.

Massa kedua suporter tiba-tiba bentrok dan terjadi tawuran di dekat stadion Benteng.  Mereka saling lempar batu dan saling ejek.  Melihat itu, warga sekitar kesal dan mengerjarnya karena seringnya tawuran terjadi didekat pemukiman warga.  Polisi yang melihat itu lalu melerai dan massa pun berlarian hingga ke belakang stadion dan berpencar arah.

Empat orang suporter Persikota Tangerang yang ditembak itu nekat berlari ke sawah-sawah belakang stadion. Tiba-tiba saat mereka lari tubuh mereka terluka karena tertembak. Karena itu, keempatnya langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.  "Empat suporter yang masih ABG itu masih dirawat secara intensif  di sini," ujar seorang petugas satpam di RSUD Kabupaten Tangerang yang tidak mau namanya ditulis.

Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto mengatakan, diperkirakan empat orang itu tertembak peluru karet. "Namun saat ini saya masih menyelidikinya, sedangkan soal anggota kami yang tewas itu benar. Tetapi bukan karena dikeroyok atau ditembak tetapi ada hal lain," ujarnya. 

Kapolres Metro Kota Tangerang AKBP Maruli Simanjuntak menyatakan, tidak ada tawuran. Dirinya menolak peristiwa empat orang suporter yang kena tembak itu dikaitkan dengan anggotanya yang tewas. "Tidak ada tawuran," ujarnya.

Menurut dia, ada dua kejadian seusai pertandingan sepak bola di Stadion Benteng. Pertama peristiwa empat orang suporter yang terkena tembak. Kedua peristiwa seorang anggotanya bernama AKP Saptomo meninggal. "Saptomo meninggal karena kelelahan saat sedang menggiring soputer yang akan pulang di depan Tangerang City. Sedangkan empat orang suporter yang terkena tembak itu bukan berasal dari senjata polisi. Bagaimana mungkin polisi menembak kami tidak ada yang membekali sejata untuk mengamankan suporter," ucapnya.

Saptomo tewas karena darah tinggi dan terkena diabetes. Sedangkan empat suporter tertembak senapan angin. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa pelaku penembak empat suporter itu," tegasnya. Maruli menjelaskan, sejak seringnya para supoter tawuran pihaknya melakukan pengamanan tetapi tidak ada satu pun anggotanya yang membawa senjata api. (dira)

NASIONAL
Ratusan Massa Jarah Rumah Sri Mulyani di Bintaro Tangsel, Diduga Terkoordinir 

Ratusan Massa Jarah Rumah Sri Mulyani di Bintaro Tangsel, Diduga Terkoordinir 

Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:25

Rumah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3, Tangerang Selatan, digeruduk massa pada Minggu, 31 Agustus 2025, dini hari. Aksi penjarahan itu berlangsung dalam dua gelombang.

WISATA
Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City Gabungkan Desain Geometris Islam dan Batik Banten

Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City Gabungkan Desain Geometris Islam dan Batik Banten

Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:43

Masjid Raya Baitul Mukhtar yang dibangun Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) telah dibuka untuk umum, Jumat 29 Agustus 2025.

BISNIS
Catat Transaksi Rp25 Triliun, Indonesia Shopping Festival 2025 Didorong Jadi Tempat Promosi UMKM Banten

Catat Transaksi Rp25 Triliun, Indonesia Shopping Festival 2025 Didorong Jadi Tempat Promosi UMKM Banten

Kamis, 28 Agustus 2025 | 23:03

Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 yang digelar sepanjang 14–24 Agustus 2025 mencatat transaksi lebih dari Rp25 triliun.

BANDARA
Modus Baru, 18,5 Kg Sabu Berbentuk Talenan Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Modus Baru, 18,5 Kg Sabu Berbentuk Talenan Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:25

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dicetak dalam bentuk talenan dapur atau alas untuk memotong sayuran, daging, bumbu dapur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill