Connect With Us

Tujuh Orang Diperiksa Polisi, Terkait 4 Suporter Ditembak

| Rabu, 23 Desember 2009 | 17:46

ke-15 bocah suporter Persita Tangerang Diamankan. Polisi meminta kepada pihak Persita agar pendukungnya bisa diberikan bimbingan. (tangerangnews / tangerangnews/dira)

 TANGERANGNEWS-Tujuh orang diperiksa petugas Polres Metro Kota Tangerang terkait peristiwa bentroknya suporter klub sepak bola Persikota Tangerang yang tertembak seusai menonton pertandingan antara kesebelasan Persikota Tangerang dengan Produta Yogjakarta pada Selasa (22/12) malam.
 
Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto mengatakan, ketujuh orang yang diperiksa itu di dalamnya ada suporter dan warga sekitar stadion Benteng yang menjadi tempat jalannya pertandingan sepak bola itu. “Saksi-saksi itu masih kita periksa,” ujar Budhi, siang ini.
 
Dijelaskan Budhi, sebenarnya tidak ada tawuran antar suporter sepak bola, yang ada suporter Persikota Tangerang dengan warga sekitar stadion. Sebab, kata Budhi, para suporter itu berjalan di area sawah yang ditanami berbagai tanaman siap panen. Para supoter itu berduyun-duyun melintasi tanah itu sehingga merusaknya. “Kemungkinan hal itu membuat petani di sana marah, dan terjadilah adu mulut yang berujung adanya bentrokan,” katanya.
 
Ditanya apa yang sudah didapat pihak kepolisian hingga kemarin, Buhdi mengaku sudah mendapatkan titik terang. Namun dia tidak bisa mengungkapkannya. “Hingga kini kami masih mencari pelaku penembakan itu, yang jelas bukan polisi karena dari pemeriksaan ditubuh empat orang suporter yang tertembak itu, membuktikan peluru yang bersarang adalah peluru senapan angin, bukan senjata api,” ucapnya.  Empat orang itu terluka tembak di leher, lengan, perut dan dada. Mereka adalah Yogi, Ahmad Kawaludin, Yudiansyah dan Ahmad. “Usia mereka rata-rata 13-16 tahun,” terangnya.  
 
Sedangkan soal kematian AKP Saptomo, sejumlah anggota polisi yang melihat langsung menyatakan, tidak ada bentrok fisik. AKP Saptomo meninggal murni karena serangan jantung. “Jadi dia waktu itu berlari menggiring suporter, tiba-tiba dia memegang perutnya dan terjatuh,” katanya.
       
Seperti diketahui sebelumnya, sedikitnya empat orang suporter sepak bola klub Persikota Tangerang sebelumnya diduga ditembak petugas Polres Metro Kota Tangerang karena tawuran dengan warga sekitar stadion Benteng di Taman Makam Pahlawan Taruna.(dira)

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill