KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dihapuskannya pembayaran tol di Gerbang Tol Karang Tengah, Kota Tangerang sebagau upaya mengatasi kemacetan justru berimbas pada berpindahnya titik kemacetan di gerbang Tol lainnya.
Sejumlah Tol yang kena imbasnya adalah Gerbang Tol Serpong dan Karawaci. Banyak pengendara yang mengeluhkan kemacetan akibat dari penghapusan Gerbang Tol Karang Tengah ini.
Salah satu pengemudi, Hendrik, 42, mengatakan dengan dihapusnya Gerbang Tol Karang Tengah itu, pada Minggu (9/4/2017), menyebabkan penumpukan volume kendaraan di Tol Serpong. "Ini sama saja memindahkan titik kemacetan. Harus macet- macetan berjam - jam hanya untuk ke luar dari Tol Serpong," ujar warga asal Sepatan, Kabupaten Tangerang ini.
Hendrik menambahkan, padahal saat ini hari libur. Namun kemacetan parah terjadi akibat penutupan Gerbang Tol Karang Tengah itu. "Coba bayangin saja, ini hari Minggu. Apa lagi hari kerja, macetnya pasti semakin panjang," ucapnya.
Hal senada disampaikan dengan pengendara lainnya yakni Bagus, 33. Dia mengungkapkan situasi kemacetan crowded saat dirinya berada di Gerbang Tol Karawaci. "Macetnya panjang, ke luar gerbang Tol saja butuh waktu sampai 2 jam," kata Bagus.
Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna mengaku pihaknya akan berupaya mengantisipasi kemacetan di tiap pintu masuk mau pun ke luar Tol. Pihaknya akan melakukan jemput bola kepada pengendara guna menanggulangi permasalahan ini.
"Ada petugas di lapangan yang membantu di Gardu Tol. Rencana pembongkaran Gerbang Karang Tengah ini ditargetkan pada akhir April ini," tuturnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews