Connect With Us

Ini Tarif Integrasi Pasca Gerbang Tol Karang Tengah Ditiadakan

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 8 April 2017 | 19:00

Gerbang Tol Karang Tengah (Istimewa / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Mulai Minggu (9/4/2017) besok, gerbang Tol Karang Tengah yang berada di tol Jakarta-Tangerang akan dihapus.  Hal itu sesuai dengan Keputusan  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 214.1/KPTS/M/2017 tentang Penetapan Tarif dan Sistem Pengumpulan Tol Secara Integrasi pada Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Tangerang-Merak.


Indah Permanasari Kepala Divisi Hukum dan  Humas PT Marga Mandalasakti (MMS) mengatakan, integrasi tersebut terjadi di Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat (Bitung)-Cikupa.

 "Maka mulai tanggal 9 April 2017 akan diberlakukan integrasi sistem transaksi Ruas Tol Jakarta–Tangerang (segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat) yang dioperasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Ruas Tol Tangerang–Merak (segmen Tangerang Barat-Cikupa) yang dioperasikan oleh PT Marga Mandalasakti," jelasnya, Minggu (8/4/2017). 

Integrasi ini dilakukan dengan meniadakan transaksi di Gerbang Tol Karang Tengah. Diharapkan pelayanan dapat ditingkatkan dan kepadatan khususnya segmen Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa dapat dikurangi.

Dengan integrasi ini, maka tarif yang diberlakukan adalah tarif integrasi.  Dia menjelaskan, segmen JakartaTangerang-Cikupa akan menggunakan sistem terbuka. Artinya berlaku satu tarif  mulai dari Simpang Susun Tomang hingga Gerbang Tol Cikupa.


"Pengguna jalan dari Simpang Susun Tomang dan keluar di pintu tol segmen Tangerang sampai dengan  Cikupa, akan dikenakan tarif integrasi sebesar Rp7.000," ujarnya.


 Sedangkan bagi pengguna jalan yang keluar di segmen Balaraja Timur-Merak, dikenakan tarif integrasi ditambah tarif Tol Tangerang-Merak sesuai dengan jarak tempuhnya.

"Transaksi dilakukan sekaligus di gerbang tol tujuan. Hal yang sama juga berlaku bagi pengguna jalan dari Ruas Tangerang-Merak menuju Jakarta, pembayaran dilakukan di Gerbang Tol Cikupa sebesar tarif tol Tangerang-Merak ditambah tarif integrasi," tuturnya. 
Dia mengatakan,  sesiapan terkait dengan pelaksanaan integrasi ini, pihaknya selaku operator ruas tol Tangerang-Merak telah menyiapkan beberapa penambahan sarana.

"Pertama penambahan tiga  gardu masuk arah Merak di Gerbang Tol Cikupa, sehingga total gardu masuk sebanyak delapan  gardu terdiri atas enam  gardu tol otomatis dan dua gardu manual," ujarnya.


Selain itu ada penambahan satu  gardu off ramp Cikupa, total menjadi tiga  gardu.  Sedangkan ketiga,  menambahkan lajur ke-empat ruas Bitung-Cikupa.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill