Connect With Us

Layanan Telepon Darurat di Tangerang, Banyak Aduan Soal HP Terkunci

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 28 April 2017 | 19:00

Sejak diluncurkan pada 1 Desember 2016 lalu, layanan panggilan darurat Tangerang Siaga 112, telah menerima sebanyak 141.883 panggilan hingga saat ini. Namun kebanyakan panggilan tersebut bukan berkaitan dengan pelayanan publik. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejak diluncurkan pada 1 Desember 2016 lalu, layanan panggilan darurat Tangerang Siaga 112, telah menerima sebanyak 141.883 panggilan hingga saat ini. Namun kebanyakan panggilan tersebut bukan berkaitan dengan pelayanan publik.
 
SVP 112 Tangerang Live Room Sony Saputra Saranani mengatakan, dari 141.883 panggilan yang masuk sejak pelayanan ini dibuka, kebanyakan dari mereka menelepon untuk meminta kode PUK karena handphone terkunci, atau sekedar iseng.
 
“Petugas kami siaga 24 jam untuk membantu warga yang melakukan panggilan darurat, tapi yang paling banyak masuk soal HP yang kekunci. Ada juga yang iseng,” ungkapnya, Jumat (28/4/2017).
 
Sementara itu, untuk panggilan yang telah tertangani sekitar 147 panggilan. Jumlah tersebut merupakan keseluruhan panggilan darurat yang terkonfirmasi dan mendapat penanganan.
 
“Mayoritas warga yang menelepon untuk pemakaian mobil ambulance,” jelas Sony.
 

 
Untuk diketahui, Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 (NTPD 112) merupakan program Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) di mana Kota Tangerang menjadi salah satu kota yang menjadi pilot project program tersebut.
 
Adapun layanan darurat yang dilayani melalui 112 adalah menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kebakaran, tindak kriminal, kecelakaan, kebutuhan ambulans, dan penanganan kesehatan yang gawat darurat.
 
Dengan berjalannya layanan NTPD 112, masyarakat dapat melaporkan keadaan gawat darurat ke pemerintah daerah baik melalui telepon rumah maupun telepon seluler. Nomor 112 ditetapkan sebagai nomor tunggal panggilan darurat agar dapat mempermudah masyarakat dalam mengingat dan menghubungi layanan darurat.
TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KOTA TANGERANG
Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 19:30

Ciledug menyandang status sebagai kecamatan terpadat di Kota Tangerang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill