Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Tangerang menggelar ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah, Kamis (4/5/2017).
Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM, Nursiwan mengatakan, ujian yang bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) diikuti 87 peserta utusan OPD di lingkup Pemkot Tangerang.
“Ujian dilaksanakan dua sesi. Sesi pertama pagi, sesi kedua siang sampai sore,” ujar Nursiwan.
Menurutnya, kelulusan ujian sertifikasi ini menjadi syarat wajib yang harus dimiliki pejabat lelang di masing-masing OPD. Jika tidak, belum bisa menjadi penyelenggara lelang. “Ini menjadi kebutuhan setiap OPD.
Setiap PPK dan PPTK harus memiliki sertifikasi barang dan jasa pemerintah. Makanya kita fasilitasi ujian,” sebut mantan Kabid Pertamanan ini.
Ujian kali ini merupakan gelombang kedua setelah Februari lalu dilaksanakan," imbuh Nursiwan,
Para peserta ujian sertifikasi barang dan jasa serius mengerjakan soal-soal ujian secara online di Laboratorium Komputer Gedung Cisadane, Kamis (4/5/2017).
ujian sekarang lebih mudah karena tidak harus ke kantor LKPP di Jakarta. Lantaran LKPP sudah memberi kewenangan Pemkot Tangerang untuk bisa melaksanakan Diklat dan ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah di Kota Tangerang.
Meski begitu, kata dia, segala sesuatunya tetap masih menjadi kewenangan LKPP seperti pendaftaran, pengawas dan materi-materi ujian.
“Kita hanya menyiapkan tempat penyelenggaraan saja dan peserta, sistemnya tetap mereka (LKPP,red),” sebut dia.
Ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah, memang tidak mudah. Standar minimal kelulusan yang harus diperoleh peserta untuk bisa lulus harus 167 poin dengan 90 soal yang diujikan secara online. Hasilnya, dari 87 peserta hanya 13 orang yang dinyatakan lulus ujian.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews