Connect With Us

BKPSDM Kota Tangerang adakan Ujian Sertifikasi Barang & Jasa Pemerintah

Advertorial | Kamis, 4 Mei 2017 | 21:00

Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM Kota Tangerang, Nursiwan. (@TangerangNews2017 / Advertorial)

TANGERANGNEWS.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Tangerang menggelar ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah, Kamis (4/5/2017).

Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM, Nursiwan mengatakan, ujian yang bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) diikuti 87 peserta utusan OPD di lingkup Pemkot Tangerang. 

“Ujian dilaksanakan dua sesi. Sesi pertama pagi, sesi kedua siang sampai sore,” ujar Nursiwan.

Menurutnya, kelulusan ujian sertifikasi ini menjadi syarat wajib yang harus dimiliki pejabat lelang di masing-masing OPD. Jika tidak, belum bisa menjadi penyelenggara lelang. “Ini menjadi kebutuhan setiap OPD.

Setiap PPK dan PPTK harus memiliki sertifikasi barang dan jasa pemerintah. Makanya kita fasilitasi ujian,” sebut mantan Kabid Pertamanan ini.
Ujian kali ini merupakan gelombang kedua setelah Februari lalu dilaksanakan," imbuh Nursiwan,

 peserta ujian sertifikasi                                                                                      

Para peserta ujian sertifikasi barang dan jasa serius mengerjakan soal-soal ujian secara online di Laboratorium Komputer Gedung Cisadane, Kamis (4/5/2017).

ujian sekarang lebih mudah karena tidak harus ke kantor LKPP di Jakarta. Lantaran LKPP sudah memberi kewenangan Pemkot Tangerang untuk bisa melaksanakan Diklat dan  ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah di Kota Tangerang.

Meski begitu, kata dia, segala sesuatunya tetap masih menjadi kewenangan LKPP seperti pendaftaran, pengawas dan materi-materi ujian.

“Kita hanya menyiapkan tempat penyelenggaraan saja dan peserta, sistemnya tetap mereka (LKPP,red),” sebut dia.

Ujian sertifikasi barang dan jasa pemerintah, memang tidak mudah. Standar minimal kelulusan yang harus diperoleh peserta untuk bisa lulus harus 167 poin dengan 90 soal yang diujikan secara online. Hasilnya, dari 87 peserta hanya 13 orang yang dinyatakan lulus ujian.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill