Connect With Us

Ini Yang Akan Wahidin Kerjakan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Mei 2017 | 21:00

Gubernur Banten Wahidin Halim saat disambut oleh ratusan warga di depan rumahnya di Jalan H Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat (12/5/2017) petang. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim meminta waktu untuk merealisasikan program-program yang dijanjikannya saat kampanye kemarin. Setidaknya, dia butuh waktu satu hingga dua tahun.
 
Hal itu dikatakan Wahidin saat menanggapi petanyaan awak media terkait sejumlah program seperti pendidikan gratis, perbaikan jalan, dan lain-lain.
 
"APBD 2017 sudah disahkan, paling kita mulai tahun 2018. Kita harus lihat juga apa program itu sudah dianggarkan apa tidak di APBD. Mulai Senin saya bekerja, saya akan segera lakukan konsolidasi dan perhatikan anggaran untuk mendesain sesuai janjin kampanye," katanya, Jumat (12/5/2017).
 
Menurut Wahidin, dari hasil surveinya, banyak Jalan Provinsi di Banten yang rusak. Pihaknya sudah merencanakan RPJMD untuk membenahi jalan provinsi tersebut.
 
"Nanti saya bagusin, tidak ada alasan jalan provinsi jelek. Tapi tidak bisa langsung selesai, saya butuh waktu satu dua tahun," katanya.
 

 
Terkait pendidikan gratis di Banten, dirinya juga akan menyiapkan konsep anggaran untuk menghitung berapa banyak sekolah yang harus digratiskan. Hal ini sekaligus menjawab ketidakjelasan aturan terkait SMA/SMK yang diambil alih provinsi pada tahun 2017.
 
"Besok saya jelasin langkah-langkah apa terkait kebijakan ini. Sebelumnya aturan ini ada karena SMA/SMK kurang perhatian. Nanti liat anggaran apakah digratiskan atau tidak, honor gurunya dibayar atau tidak. Kita juga akan kumpulkan kepala sekolah membahas hal ini," ujarnya.
 
Selain itu, dirinya juga akan segera bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan antara DKI dengan Banten, seperti macet dan banjir.
 
"DKI tidak bisa lepas dengan Banten. Kita berharap APBD Jakarta menganggarkan untuk masalah banjir dan transportasi. Kita sudah buat rancangan dan desain, tapi belum bisa saya publish," tukasnya.
KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill