Connect With Us

PMI Kota Tangerang Bentuk Ranting di 13 Kecamatan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 Juni 2017 | 17:00

Pembentukan PMI Kota Tangerang tingkat Kecamatan, Kamis (1/6/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PMI Kota Tangerang tengah melakukan pembentukan ranting di 13 Kecamatan. Hal ini selain untuk mengoptimalkan peran ranting, juga untuk mendukung program kerja PMI dan Pemerintah Kota Tangerang terkait dengan kegiatan kemanusiaan.

Ketua PMI Kota Tangerang Kuswarsa mengatakan, pembentukan ranting ini merupakan bagian dari upaya pembenahan struktur organisasi kepengurusan PMI di tingkat kecamatan, mengingat kepengurusan PMI tingkat kecamatan sudah habis dan ada kepengurusan yang belum terbentuk.

“Sebenarnya ranting sudah terbentuk, namun pelaksanaan kegiatannya belum optimal. Jadi kita benahi melalui pembentukan pengurus baru,” katanya, Kamis (1/6/2017).

Dalam pembentukan ranting ini, PMI Kota Tangerang sudah menyebarkan surat pemberitahuan ke kecamatan sejak bulan lalu, agar menjadi fasilitator. Mekanisme pembentukan pengurus ranting nantinya mekanisme cukup dengan rapat yang melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, PMI dan tokoh masyarakat.

“Dari hasil tersebut nantinya diperoleh kesepakatan menetapkan tujuh orang yang jadi pengurus ranting. Kita berharap siapun yang dipilih, memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan sesuai dengan program kerja kita yang ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan,” jelas Kuswarsa.

 

Sementara Wakil Ketua I PMI Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, saat ini dari 13 ranting, enam diantaranya telah membentuk kepengurusan, diantaranya ranting Kecamatan Benda, Neglasari, Larangan, Karang Tengah, Batu Ceper dan Jatiuwung. “Sisanya masih menunggu kesepakatan dengan komponen masyarakat,” katanya.

 

PMI Kota Tangerang sendiri menargetkan pembentukan ranting ini selesai diakhir Juli 2017. Pasalnya, ada banyak kegiatan PMI yang harus dilaksanakan dengan melibatkan ranting. Diantaranya menyelengarakan bulan dana PMI pada awal Bulan Agustus. “Selain itu juga banyak kegiatan pelatihan dan penanggulangan bencana serta pembentukan kampung siaga bencana,” paparnya.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill